Buat yang Mau Kredit Mobil, Pahami Dulu Bedanya DP dan TDP

Memahami selisih DP dan TDP penting agar konsumen bisa menyiapkan dana awal kredit mobil secara realistis sebelum tanda tangan kontrak.

Diterbitkan 28 Januari 2026, 19:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Membeli mobil secara kredit masih menjadi pilihan banyak masyarakat karena dinilai lebih ringan dari sisi pembayaran. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada sejumlah istilah finansial yang kerap membuat konsumen keliru dalam memahami besaran biaya yang harus disiapkan di awal.

Tak sedikit calon pembeli yang mengira uang muka menjadi satu-satunya komponen pembayaran awal. Padahal, angka yang tertera dalam penawaran sering kali belum menggambarkan total kewajiban awal secara utuh.

Di sinilah pemahaman soal skema pembayaran awal menjadi penting sebelum menandatangani perjanjian kredit.

Perbedaan paling mendasar terletak pada istilah DP (Down Payment) dan TDP (Total Down Payment).

Meski saling berkaitan dengan pembayaran awal kredit mobil, keduanya memiliki cakupan dan perhitungan yang berbeda, serta berpengaruh pada total dana yang harus dikeluarkan konsumen.

Lantas, apa perbedaan antara DP dan TDP? Berikut penjelasannya.

Down Payment (DP)

Down Payment atau DP adalah uang muka murni yang langsung mengurangi harga mobil dan memiliki besaran yang biasanya dihitung dalam persentase dari harga on-the-road (OTR).

Sebagai contoh jika ingin membeli mobil Mitsubishi Destinator GLS yang dibanderol Rp 395 juta dan memilih DP 20 persen.

Jika dihitung dari simulasi kredit, maka Rp 79 juta itulah uang muka yang masuk sebagai potongan harga. Sehingga pokok utangnya adalah Rp 316 juta. 

DP bisa dibilang 'tiket masuk' untuk mulai mengajukan kredit. Angkanya jelas, dan fungsinya tunggal, yakni mengurangi pokok pinjaman. 

Akan tetapi, banyak orang menyangka DP merupakan total biaya awal yang harus disiapkan, padahal masih ada komponen lain yang wajib dibayar di hari tanda tangan kontrak.

 

Total Down Payment (TDP)

Berbeda dari DP, TDP atau total down payment adalah jumlah keseluruhan yang harus dikeluarkan di awal transaksi. 

Angkanya lebih besar dari DP karena mencakup DP itu sendiri dan semua biaya tambahan yang melekat pada proses kredit, termasuk biaya provinsi atau jasa kredit, premi asuransi sesuai ketentuan leasing, biaya administrasi, hingga biaya fidusia atau notaris.

Terkadang, TDP juga termasuk angsuran pertama tergantung kebijakan perusahaan leasing masing-masing. 

Karena cakupannya yang luas, TDP sering menjadi angka yang membuat sebagian orang terkejut.

Pembeli mungkin sudah menyiapkan Rp 79 juta untuk DP, tetapi jumlahnya pasti lebih karena harus membayar seluruh biaya awal tersebut. 

Sebagai kesimpulan, DP hanyalah potongan harga mobil dan TDP adalah total biaya awal yang harus keluar, pembeli dapat mempersiapkan dana dengan lebih realistis dan menghindari kejutan di hari transaksi.