TÜV Rheinland dan BPLJSKB Kerja Sama Bikin Fasilitas Pengujian Kendaraan Standar Dunia

TÜV Rheinland Indonesia dan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB), resmi menjalin kerja sama yang ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman

Diterbitkan 21 Januari 2026, 15:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - TÜV Rheinland Indonesia dan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB), resmi menjalin kerja sama yang ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman, yang dilakukan di Proving Ground BPLJSKB di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, (15/1/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Presiden Direktur TÜV Rheinland Indonesia, Nyoman Susila, bersama Kepala BPLJSKB yang diwakili oleh Tri Bowo Leksono, selaku Kepala Seksi Pelayanan BPLJSKB dan Pelaksana Harian Kepala BPLJSKB.

Kolaborasi kedua belah pihak ini, juga untuk mendukung penguatan industry otomotif Indonesia. Kemitraan ini, dipandang sebagai Langkah strategis di tengah pesatnya perkembangan industri otomotif Indonesia dalam satu dekade terakhir.

Indonesia dinilai telah berkembang menjadi salah satu pusat manufaktur OEM otomotif dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.

Selain menjadi basis produksi, Indonesia juga bergerak menuju pusat inovasi serta penelitian dan pengembangan, yang membutuhkan dukungan fasilitas pengujian, tenaga ahli, dan kepatuhan terhadap standar global.

Stefan Heuer, Senior Vice President Mobility Asia Pacific TÜV Rheinland menegaskan pentingnya peran fasilitas pengujian berstandar internasional, dalam mendukung daya saing industri otomotif.

"Fasilitas tersebut tidak hanya akan meningkatkan keamanan dan kualitas produk, tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif bagi Indonesia dan kawasan ini, membantu produsen lokal bersaing secara global dan menarik investasi lebih lanjut," jelas Stefan Heuer, dalam keterangan resmi, Rabu (21/1/2026).

BPLJSKB sendiri memiliki fasilitas pengujian kendaraan bermotor bertaraf internasional, mulai dari laboratorium Crash Test, Braking System Test, Seatbelt Anchorage Test, Exhaust Emission Test, hingga Electrical Safety Test.

Selain itu, tersedia pula proving ground luar ruangan yang mencakup High Speed Oval Track, Noise Emission Loop Track, Low Friction Braking Track & Test Hills, Dynamic Area, Passive Safety Lab, serta Rear Visibility Lab.

Langkah Strategis

Sementara itu, Tri Bowo Leksono juga menjelaskan, jika kerja sama ini, merupakan langkah strategis dari BPLJSKB maupun TÜV Rheinland Indonesia untuk memperkuat peran dari technical service yang ada di internasional, seperti TÜV Rheinland juga BPLSJKB yang sudah hadir dengan fasilitas-fasilitas yang memenuhi standar internasional.

Selain itu, kerja sama tersebut bukan hanya koordinasi teknis semata, tetapi juga penguatan ekosistem dari pengujian nasional yang nantinya akan ditransfer menjadi internasional.

"Harapannya kerjasama ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh stakeholder dan pelaku industri dan komponen kendaraan bermotor di Indonesia," tukas Tri Bowo.