Sukses

Tekan Penyebaran Covid-19, Suzuki Bagikan Masker dan Handsanitizer

Liputan6.com, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ingin menekan penyebaran Covid-19 di dalam angkot. Melalui kegiatan “Suzuki Peduli Angkot”, kemarin (24/10), PT SIS memberikan edukasi dan donasi berupa handsanitizer dan masker bagi para sopir angkot serta menempelkan stiker imbauan di 6.374 unit angkot yang terbagi dalam 8 koperasi di DKI Jakarta.

“ Melalui kegiatan Suzuki Peduli Angkot, kami memberikan edukasi, mengimbau serta mengajak seluruh sopir angkot untuk aktif terlibat dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Kami juga mendonasikan masker dan hand sanitizer sehingga dapat meningkatkan rasa aman penumpang ketika menggunakan transportasi umum tersebut,” ujar Seiji Itayama, President Director PT SIS, dalam keterangan resmi. 

Suzuki Peduli Angkot sendiri merupakan kegiatan CSR Suzuki yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Koperasi Angkot DKI Jakarta. Dalam acara serah terima donasi yang dilakukan secara simbolis, selain dihadiri perwakilan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, turut hadir pula perwakilan 8 anggota Koperasi Angkot DKI Jakarta, yang terdiri dari Koperasi Wahana Kalpika (KWK), Puskopau (Trans Halim), Koperasi Angkutan Umum Budi Luhur, Kopamilet Jaya, Komilet Jaya, Komika Jaya, Purimas, dan Kolamas.

Sebelumnya Suzuki juga telah melaksanakan fogging disinfektan untuk 1.101 angkot yang berada di bawah naungan KWK yang terbagi menjadi 5 wilayah; Selatan, Barat, utara, Timur I, dan Timur II. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 30 hari pada Agustus 2020 lalu.

 

2 dari 5 halaman

Belum Habis, Karimun Wagon R Selamatkan Penjualan Suzuki di Indonesia

 

Model low cost green car (LCGC) milik PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Karimun Wagon R ternyata masih bertaji. Namun, penjualan citycar dari pabrikan berlambang huruf S ini, berasal dari segmen fleet atau borongan.

Dijelaskan Sukma Dewi, Asst. To Dept. Head Sales 4W PT SIS, penjualan Karimun Wagon R untuk segmen fleet meningkat. Bahkan, pada September 2020, melonjak hingga 215 persen jika dibanding bulan sebelumnya.

 

"Selain karena harganya kompetitif dan irit bahan bakar, Karimun Wagon R adalah mobil yang sesuai digunakan untuk kendaraan operasional maupun pribadi karena memiliki ruang kabin yang lega, praktis, dan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan," jelas Sukma Dewi, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Selasa (20/10/2020).

Kontribusi segmen fleet terhadap peningkatan penjualan Karimun Wagon R, didominasi beberapa bidang usaha, seperti FMCG, industri keuangan, hingga farmasi.

Total angka penjualan Suzuki Karimun Wagon R menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

3 dari 5 halaman

Penjualan

Pada September 2020, Karimun Wagon R tumbuh 106 persen dari sisi wholesale dan 44 persen dari sisi retail sales jika dibandingkan dengan Agustus 2020.

"Meskipun pasar otomotif nasional belum stabil sepenuhnya karena kontraksi akibat pandemi, namun kami berharap Suzuki dapat terus mencatatkan perkembangan yang positif terhadap angka penjualan dan pangsa pasar melalui produk dan inovasi, baik untuk konsumen perorangan maupun segmen fleet yang berkontribusi secara langsung dalam pemulihan aktivitas ekonomi.

4 dari 5 halaman

Infografis Libur Panjang dan Potensi Klaster Covid-19.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: