Toyota Terimbas Banjir Thailand, Produksi di 3 Pabrik Terhenti

Toyota Motor Thailand menghentikan sementara aktivitas produksi di tiga pabriknya, mulai 5 hingga 10 Oktober 2026

Diterbitkan 07 Oktober 2026, 12:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Toyota Motor Thailand menghentikan sementara aktivitas produksi di tiga pabriknya, mulai 5 hingga 10 Oktober 2026. Keputusan ini diambil setelah banjir mengganggu pengiriman suku cadang ke fasilitas produksi di Negeri Gajah Putih.

Gangguan ini terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Samut Prakan, Chachoengsao, dan Chon Buri. Kondisi banjir membuat distribusi komponen kendaraan dari pemasok menuju pabrik Toyota mengalami hambatan, sehingga perusahaan harus menyesuaikan rencana produksinya.

Disitat dari bangkokpost, tiga fasilitas yang terdampak adalah pabrik Samrong, Banpho, dan Gateway. Jenama asal Jepang ini menyebut, durasi penghentian produksi tersebut masih dapat berubah, tergantung perkembangan kondisi banjir serta kesiapan pengiriman suku cadang dari para pemasok.

Toyota mengatakan perusahaan terus berkoordinasi dengan pemasok, untuk mempercepat pemulihan distribusi komponen.

Di saat yang sama, jenama Negeri Sakura ini juga mengatur persediaan suku cadang, serta menyesuaikan rencana produksi dan logistik agar dampak gangguan dapat ditekan.

Penghentian sementara ini juga berpotensi mengganggu jadwal pengiriman kendaraan. Toyota akan bekerja sama dengan jaringan dealer, untuk memberikan informasi kepada konsumen, jika terdapat perubahan waktu penyerahan mobil baru akibat gangguan produksi.

Toyota juga menegaskan bahwa penyesuaian produksi tidak akan mengurangi standar kualitas kendaraan.

Tetap Jaga Kualitas Produksi Toyota

Proses pemeriksaan suku cadang, pengendalian perakitan, hingga pengecekan kualitas tetap dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan kendaraan yang diserahkan kepada konsumen memenuhi standar kualitas dan keselamatan Toyota.

Perusahaan akan terus memantau perkembangan situasi dan kondisi pasokan komponen.

Toyota nantinya akan menyampaikan informasi mengenai kelanjutan produksi, dan jadwal operasional pabrik setelah kondisi memungkinkan.

Â