Sukses

Hino Ingin Bus Hybridnya Jadi Armada Transjakarta

Liputan6.com, Tokyo - Pabrikan bus asal Jepang, Hino, menjadikan teknologi hybrid sebagai senjata utama untuk bersaing di pasar global. Untuk Indonesia, target Hino adalah menjadikan bus tersebut sebagai bagian dari Transjakarta.

Manager Sales Support Group Hino Motors Ltd Hiroyasu Seto mengatakan, bus dengan teknologi hybrid buatan Hino mampu bersaing dengan bus yang saat ini digunakan oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai angkutan Transjakarta.

"Tentunya harapan kami, bus Hino dengan teknologi hybrid bisa dilirik pemerintah sebagai bagian dari angkutan Transjakarta," kata Hiroyasu Sesu saat sesi temu media di kantor pusat Hino Motors Ltd, Jepang, Jumat (25/10/2019).

Mengusung teknologi hybrid, bus Hino menjanjikan keunggulan dari bus pabrikan Jepang lainnya. Terutama untuk masalah efisiensi bahan bakar.

*** Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

 

 

2 dari 3 halaman

Irit Bahan Bakar

"Bus hybrid Hino lebih irit bahan bakar, kualitas pengontrolan dalam berkendara juga sangat baik. Teknologi ini jelas jadi keunggulan bagi Hino sebagai pabrikan bus dan truk komersial," dia menambahkan.

Semula, Hino yakin jika bus produksi mereka bisa menjadi variasi pilihan bagi pemerintah untuk menjadi angkutan Transjakarta. Apalagi, Hiroyasu Sesu mengungkapkan, Hino bermain sendirian di pasar bus hybrid.

 

3 dari 3 halaman

Bersaing dengan Eropa

"Akan tetapi kami sulit bersaing dengan bus Eropa yang saat ini menjadi moda pilihan Transjakarta seperti Scania dan Mercedez," Hiroyasu Sesu menjelaskan.

Demi memuluskan target menjadi bagian bus Transjakarta, Hino terus melakukan sejumlah peningkatan terhadap bus hybrid mereka. "Termasuk memenuhi standar-standar yang diberlakukan pemerintah propinsi DKI Jakarta," dia mengakhiri.

(Hernowo Anggie)