Imbas Demo, 13 Rute Transjakarta Setop Operasi

Rute tersebut terdiri dari layanan Mikrotrans dan integrasi, yakni JAK.11, JAK.12, JAK.14, JAK.54, 8C, dan 8N.

Diterbitkan 27 Agustus 2026, 20:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Transjakarta sesuaikan 21 rute layanan akibat demonstrasi dan penutupan jalan di Jakarta.
  • Penyesuaian meliputi penghentian 13 rute dan pengalihan 8 rute Transjabodetabek/BRT.
  • Pelanggan diimbau perbarui informasi layanan melalui aplikasi atau media sosial Transjakarta.

Liputan6.com, Jakarta - Transjakarta melakukan penyesuaian layanan hingga Kamis (27/8/2026) malam imbas aksi demonstrasi dan penutupan jalan yang berlangsung di kawasan DPR serta Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan total ada 21 rute yang terdampak akibat dinamika kondisi di lapangan. Penyesuaian tersebut meliputi penghentian operasi dan pengalihan rute.

“Sehubungan dengan dinamika kondisi di lapangan, kami menginformasikan bahwa malam ini terdapat 21 rute terdampak saat aksi penyampaian pendapat dan penutupan jalan di area DPR/MPR serta Tanah Abang,” ujar Ayu dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Rinciannya, sebanyak 13 rute Transjakarta dihentikan operasionalnya. Rute tersebut terdiri dari layanan Mikrotrans dan integrasi, yakni JAK.11, JAK.12, JAK.14, JAK.54, 8C, dan 8N.

Sementara itu, layanan BRT dan integrasi utama yang setop operasi meliputi rute 1B (Stasiun Palmerah-Tosari), 1F, 3F, dan 10H.

Alihkan Rute

Selain menghentikan operasi, Transjakarta juga mengalihkan delapan rute akibat kondisi di lapangan. Lima rute Transjabodetabek yang dialihkan yakni SH2, T11, T31, S01, dan P11. Untuk rute SH2, layanan dialihkan melalui tol dengan melewati jalur bypass DPR/MPR-Slipi.

“Sementara itu, layanan BRT dan integrasi yang dialihkan yakni rute 9, 9A, dan JAK.102. Rute JAK.102 dialihkan di area Gerbang Pemuda-Kota Bambu serta Jalan Hj. Nawi,” jelas Ayu.

Tidak hanya itu, Transjakarta juga melakukan perpendekan layanan pada rute 8E (Kebayoran Lama-Jelambar). Rute tersebut hanya melayani perjalanan hingga Kebayoran-Asia Afrika dan tidak melewati MPR 1, MPR 2, serta Petamburan.

Ayu mengimbau pelanggan untuk memperbarui informasi mengenai kondisi layanan sebelum melakukan perjalanan.

“Kami mengimbau pelanggan untuk terus memperbarui informasi layanan melalui aplikasi TJ:Transjakarta dan sosial media Transjakarta,” kata Ayu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6