Empat Tanda Sistem Rem Mobil Bermasalah, Jangan Diabaikan

Masalah pada sistem rem terkadang baru disadari setelah muncul gejala tertentu, seperti suara aneh, getaran, hingga perubahan arah kendaraan.

Diterbitkan 08 September 2026, 20:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sistem pengereman menjadi salah satu komponen paling penting pada mobil karena berkaitan langsung dengan keselamatan berkendara.

Meski demikian, masalah pada sistem rem terkadang baru disadari setelah muncul gejala tertentu, seperti suara aneh, getaran, hingga perubahan arah kendaraan ketika mobil melaju.

Padahal, sejumlah gejala tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah pada komponen pengereman. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kemampuan mobil untuk berhenti secara optimal.

Mengutip laman Daihatsu, terdapat sejumlah tanda yang dapat menjadi indikasi pemilik mobil perlu melakukan pemeriksaan terhadap sistem pengereman.

Berikut empat di antaranya:

1. Cakram Rem Mulai Menipis

Salah satu komponen yang perlu diperhatikan pada sistem pengereman adalah cakram atau rotor rem.

Komponen ini bekerja bersama kaliper yang menjepit cakram untuk memperlambat hingga menghentikan laju kendaraan.

Seiring pemakaian, cakram rem dapat mengalami keausan. Kondisi cakram yang mulai menipis menjadi salah satu tanda bahwa komponen tersebut perlu diperiksa.

Jika ketebalannya sudah tidak memenuhi kondisi yang seharusnya, cakram rem perlu diganti agar sistem pengereman dapat bekerja dengan baik.

2. Muncul Bunyi Aneh Saat Mengerem

Suara berdecit atau bunyi kasar ketika pedal rem diinjak juga patut diperhatikan.

Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan cakram rem yang sudah mengalami keausan. Cakram yang menipis dapat memengaruhi kerja sistem pengereman dan kondisi kaliper.

Karena itu, munculnya suara yang tidak biasa saat melakukan pengereman sebaiknya tidak diabaikan.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui sumber suara dan memastikan komponen rem masih dalam kondisi layak digunakan.

‎3. Mobil Terasa Berbelok Sendiri

Tanda lain yang perlu diperhatikan adalah ketika mobil terasa seperti berbelok sendiri saat melaju, terutama ketika melakukan pengereman.

Salah satu penyebabnya dapat berasal dari kaliper yang macet pada salah satu roda. Kondisi tersebut membuat roda tertentu seolah mengalami pengereman ketika kendaraan sedang bergerak.

Namun, gejala mobil terasa berbelok sendiri tidak selalu disebabkan oleh sistem pengereman. Masalah pada komponen lain juga dapat menimbulkan gejala serupa.

Untuk memastikan sumber masalahnya, kendaraan perlu diperiksa lebih lanjut di bengkel.

4. Mobil Terasa Bergetar Saat Direm

Getaran yang terasa ketika melakukan pengereman juga menjadi tanda yang perlu diperhatikan.

Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan masalah pada cakram rem. Salah satunya adalah cakram yang mengalami perubahan bentuk, seperti bengkok atau bergelombang.

Kondisi cakram tersebut dapat membuat pengereman terasa tidak normal dan menimbulkan getaran pada mobil.

Jika gejala ini mulai muncul, pemeriksaan pada sistem pengereman sebaiknya segera dilakukan.

 

Jangan Tunggu Sampai Masalah Rem Semakin Parah

Munculnya empat gejala tersebut tidak selalu berarti seluruh sistem rem harus langsung diganti.

Pemeriksaan tetap diperlukan untuk mengetahui komponen mana yang mengalami masalah serta tindakan perbaikan yang dibutuhkan.

Mengingat sistem pengereman berhubungan langsung dengan keselamatan berkendara, pemilik mobil sebaiknya tidak mengabaikan perubahan yang muncul ketika melakukan pengereman.

Melakukan pemeriksaan di bengkel secara berkala juga penting untuk memastikan sistem pengereman tetap bekerja dengan baik dan mobil aman digunakan.