Liputan6.com, Jakarta - Aplikasi penyuntingan video dan konten, CapCut, mencatatkan statistik pertumbuhan signifikan dengan menjangkau lebih dari 660 juta pengguna aktif yang tersebar di lebih dari 170 negara.
Menandai pencapaian tersebut, platform besutan Bytedance ini meluncurkan rangkaian acara komunitas global bertajuk CapCut World, yang dibuka secara perdana untuk kawasan Asia Tenggara di Singapura, akhir pekan lalu.
Global Head of CapCut, Xiaoqi Fu, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mempermudah alur kerja para pembuat konten dari berbagai tingkatan.
Advertisement
“Sejak awal, CapCut berupaya menyederhanakan proses pembuatan video agar mudah dilakukan oleh lebih banyak orang,” ujar Xiaoqi Fu, dikutip Selasa (8/9/2026).
Ia menambahkan, perusahaan terus menyatukan berbagai tahapan dalam proses kreatif—mulai dari penyuntingan, desain, hingga integrasi kecerdasan buatan (AI), dengan tetap memastikan kendali atas setiap keputusan kreatif berada di tangan pengguna.
Ajang CapCut World Singapore mempertemukan lebih dari 300 kreator, sineas, dan pemimpin industri teknologi. Dalam kesempatan tersebut, CapCut memaparkan data ekosistemnya yang kini disokong oleh lebih dari 6 juta kreator templat (template creators).
Setiap harinya, tak kurang dari 400.000 templat baru diterbitkan untuk membantu pengguna umum memproduksi konten secara instan.
Inovasi Fitur 'Skills' dan Akselerasi Generative AI
Guna mendongkrak efisiensi ekosistem kreatif, CapCut merilis fitur baru bernama Skills. Berbeda dari templat biasa yang hanya menampilkan hasil akhir, fitur ini memungkinkan kreator mengisolasi dan membagikan teknik penyuntingan spesifik, alur kerja, hingga rumus penataan warna (color grading).
Kemudahan ini dirasakan langsung oleh sineas AI Vee Camallere saat menggarap serial Featherweight yang telah ditonton lebih dari 25 juta kali.
“Ketika cerita beralih dari satu adegan ke adegan lain, saya dapat menggunakan skill yang telah disimpan sebelumnya agar tampilan visualnya tetap konsisten. Kemampuan yang ditawarkan Skills ini menjadikan proses color grading terasa jauh lebih praktis,” ungkap Vee di sela presentasinya.
Di sektor kecerdasan buatan, CapCut mengonfirmasi bahwa ekosistemnya kini dilengkapi lebih dari 85 fitur AI yang telah dimanfaatkan untuk menghasilkan lebih dari 6 miliar kreasi orisinal sepanjang tahun 2026. Setiap hari, tercatat sekitar 7 juta kreator aktif menggunakan fitur-fitur berbasis AI tersebut.
Beberapa pembaruan arsitektur teknologi yang diperkenalkan meliputi:
- AI Lab & Infinite Canvas: Ruang kerja untuk merancang konsep, membangun karakter, dan menyusun storyboard sebelum diteruskan ke editor multitrack.
- Edit Pilot: Asisten AI interaktif pada lini masa penyuntingan yang merekomendasikan alat penyuntingan secara presisi sesuai tahapan produksi.
- Integrasi Model AI Canggih: Dukungan model generative AI seperti Dreamina Seedance untuk pengeditan video berbasis marka waktu (Video Studio), Dola Seedream untuk pengeditan gambar multi-layer (Design Studio), serta Seed Audio.
Advertisement
Standardisasi Keamanan
Seiring makin pesatnya adopsi konten berbasis AI, CapCut mengimplementasikan fitur transparansi melalui penerapan invisible watermarks serta tanda enkripsi Kredensial Konten berstandar C2PA.
Langkah ini diambil untuk memastikan setiap karya berteknologi AI dapat diidentifikasi secara bertanggung jawab.
Setelah Singapura, gelaran CapCut World dijadwalkan bakal menyambangi Los Angeles dan London pada akhir 2026 sebagai bagian dari strategi memperkuat komunitas kreator global lintas platform (seluler, desktop, web, dan tablet).
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414739/original/008691500_1763347745-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-17T094821.756.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480209/original/055827300_1769049427-53be1b51-4a07-4337-a7d7-3ea2480321b2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343335/original/092273200_1788851870-HOAX__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7366296/original/044645100_1780146957-dedi_mulyadi-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343701/original/083205600_1788871919-Photo_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343673/original/038549400_1788868788-20260908_163002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375300/original/034182800_1538728175-PlayStation-Logo-796x416.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405623/original/046954500_1762490931-gta-vi-delay.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343441/original/009366100_1788857264-20260908_112552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342658/original/006877700_1788783922-gsmarena_001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1060616/original/077298200_1447924136-logo_telegram.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343118/original/017141100_1788844806-iPhone_Duo_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558999/original/089137400_1776502098-iPhone_18_Pro_Disebut_Siapkan_Warna_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342499/original/066914400_1788772131-IMG_20260907_112743.jpg)