Sukses

Vinales Podium di Buriram, Rossi: Masalah YZR-M1 Belum Terpecahkan

Liputan6.com, Buriram - Tim Movistar Yamaha meraih hasil yang positif pada balapan di Buriram, Thailand, pekan lalu. Namun, salah satu pembalap legendarisnya, Valentino Rossi memperingatkan pabrikan berlambang garpu tala ini tidak cepat puas.

Seperti dilansir Motorsport.com, Sabtu (13/10/2018), pembalap berpaspor Italia ini menjelaskan jika Yamaha jangan berpikir sudah menyelesaikan masalah YZR-M1, dan tetap harus memikirkan mengapa tampil di bawah standar sebelum balapan di Negeri Gajah Putih.

Sayangnya, ini risiko (Yamaha berpikir telah memecahkan masalah di motornya), tapi ini adalah mentalitas buruk. Seringkali, teknisi kami senang saat Maverick mencatatkan waktu bagus saat tes, dan mereka mengatakan kami mendapatkannya," jelas pembalap berusia 39 tahun tersebut.

Lanjutnya, Rossi mengandaikan dirinya sebagai teknisi Yamaha, maka ia akan menganalisa hasil sepanjang paruh kedua, dan tidak senang karena satu lap cepat. Selain itu, ia menambahkan penampilan positif Yamaha di Buriram mengejutkan, dan ia menduga grip pada trek berperan besar untuk meningkatkan performa YZR-M1.

"Di atas kertas, trek ini bukan trek Yamaha. Saya mengira untuk lebih kesulitan, bahkan lebih buruk dari yang kami dapatkan di Misano, dimana kami berharap sedikit lebih kuat di sana," tegasnya.

Sebagai informasi, dua pembalap Yamaha, Rossi dan Vinales tampil apik di Buriram. Mengawali balapan di posisi kedua, tepat di belakang Marc Marquez, The Doctor berhasil finis ke-4 di belakang Vinales yang berhasil meraih podium.

2 dari 3 halaman

Valentino Rossi Masih Ragu dengan Ubahan Motornya?

Pekan lalu, Yamaha telah melakukan ubahan untuk motornya, YZR-M1 dengan menggunakan fairing baru.

Komponen yang disebut Double Fairing itu tampak mencolok, dengan dua rel ganda serta warna hitam yang menempel langsung dari fairing aslinya.

Meski positif, Rossi masih merasa tidak yakin. Pembalap Italia itu belum menentukan apakah akan melanjutkan menggunakan fairing baru Yamaha pada sesi latihan bebas MotoGP selanjutnya. 

“Saya tidak tahu apakah akan terus menggunakannya atau tidak karena ini sangat-sangat mirip dengan versi winglet lama,” ujar Rossi. 

Seperti diketahui, menggunakan winglet pada balap MotoGP sah-sah saja, asalkan kemiringannya tidak lebih dari 90 derajat.

Akan tetapi, perangkat downforce masih boleh digunakan selama winglet terhubung ke dalam fairing. 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

KIA Seltos
Loading