Sukses

Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Fitur Terbaru Porsche Cayenne Baru

Liputan6.com, Jakarta PT Eurokars Artha Utama selaku importir resmi dan distibutor Porsche di Indonesia hari ini resmi meluncurkan The New Cayenne. Porsche Cayenne ini merupakan SUV generasi ketiga diklaim lebih baik, perpaduan dinamis mobil sport dan kenyamanan mobil touring.

Porsche Cayenne baru ini berbasis mobil sport ikonik 911, untuk pertama kalinya SUV menggabungkan mixed tyres dan rear axle steering. Kemampuan onroad dibuktikan dengan keberadaan all wheel drive aktif sebagai standar, Porsche 4D Chassis Control, suspensi udara tiga ruang, sistem pengurang limbung Porsche Dynamic Chassis Control (PDCC) dan performa tinggi Porsche Surface Coated Brake (PSCB).

"Cayenne memiliki interior yang luas dan suspensi udara tiga ruang memberi pengalaman yang nyaman bagi penumpang di dalam kendaraan, sementara DNA mobil sportnya pasti akan menggetarkan para penggemar Porsche," kata Managing Director Porsche Indonesia, Christoph Choi saat peluncuran Cayenne di Thamrin, Kamis (1/3/2018).

Porsche Cayenne terbaru ini menggendong dua mesin enam silinder: mesin turbo 3.0 liter Cayenne 250kW (340 Tk) yang menghasilkan 29 kW (40 Tk) lebih banyak dari model sebelumnya.

Mesin bi-turbo 2,9 liter V6 di Cayenne S, yang bisa digeber hingga kecepatan 265 km/jam. Tenaga maksimal yang keluar sebesar 440 Tk atau meningkat 20 Tk dari versi sebelumnya. Bila dilengkapi dengan opsi Sports Chrono Package, Cayenne S baru bisa berakselerasi dari 0-100km/jam dalam waktu 3,9 detik.

1 dari 2 halaman

Porsche Mulai Tinggalkan Mesin Diesel?

Skandal Dieselgate yang menimpa Volkswagen memberikan dampak terhadap Porsche. Akibat skandal tersebut, varian diesel milik Porsche di masa mendatang menjadi terancam.

Dilansir Carscoops, Oliver Blume, CEO Porsche akan memutuskan untuk melengkapi Cayenne dengan mesin diesel atau tidak pada bulan depan. Blume belum memutuskan secara pasti, tapi besar kemungkinan, mesin diesel tidak akan menjadi bagian dari keluarga Cayenne pada bulan depan.

Blume mengungkapkan mesin diesel tidaklah terlalu penting untuk Porsche, karena saat ini penjualan mesin diesel hanya 15 persen dari penjualan global.

Meskipun demikian, Blume mengungkapkan mesin diesel penting bagi konsumen Cayenne di kawasan Eropa. Hanya saja, Porsche mencoba untuk mencari alternatif dari mesin diesel, misalkan menggunakan powertrain plug-in hybrid.

Sampai saat ini, Porsche masih mempertimbangkan keberadaan mesin diesel. Yang pasti, skandal dieselgate yang menimpa Volkswagen berpengaruh banyak terhadap kelangsungan mesin diesel di model mendatang Porsche.

Artikel Selanjutnya
Dipamerkan Besok, Porsche Cayenne 2018 Tiba di Indonesia
Artikel Selanjutnya
Ketahuan Pakai Porsche Imitasi, Pria Ini Dicampakkan Kekasihnya