Sukses

Jajal Toyota Rush Terbaru Bermesin Avanza, Bagaimana Rasanya?

Liputan6.com, Malang - All new Toyota Rush telah mengalami berbagai ubahan. Setelah resmi diluncurkan di akhir 2017, kali ini kita akan membahas bagaimana performa Rush generasi terbaru yang pada bagian mesinnya kini dibenamkan sebonggol mesin yang sama seperti mobil sejuta umat, Avanza.

Beberapa waktu lalu, Liputan6.com berkesempatan menjajal all new Toyota Rush dengan lokasi pengujian di sekitar Kota Malang-Surabaya, Jawa Timur.

Dalam kesempatan ini, Liputan6.com memilih menguji tipe all new Rush TRD Sportivo dengan transmisi matik. Meski memiliki pilihan transmisi manual, alasan Liputan6.com hanya menguji tipe matik tak lain karena varian ini diklaim Toyota banyak dipesan konsumen hingga 85 persen.

Pengujian di Malang ini memang dipilih lantaran kondisi jalanan di kota bervariasi, mulai dari kelokan, padat, dan lainnya. Karena tujuan akhir di Surabaya, maka secara total perjalanan kali ini menempuh kurang lebih mencapai 200 km.

Sebelumnya, untuk bagian eksterior, memang tak perlu banyak dibahas. Perubahan dengan edisi sebelumnya bisa dilihat di sini.

Namun, jika Anda ingin tahu perubahan apa saja yang membuat all New Rush TRD Sportivo lebih banyak dipilih lihat di sini.

 

1 dari 5 halaman

Interior

Baris Pertama

Mobil ini dilengkapi smart key. Dengan begitu, saat masuk mobil cukup menekan tombol pada handle pintu. Bahkan, untuk menyalakan mobil ini hanya dengan menekan tombol start-stop engine.

Saat pertama kali masuk kabin all new Rush, Liputan6.com langsung menjajalnya di balik kemudi. Kesan pertama mobil ini memang terasa lebih gambot.

 

Namun jangan khawatir, tak hanya maju-mundur, bagian jok bisa diatur rendah atau tingginya, termasuk pada bagian lingkar kemudi. Tentunya hal ini dilakukan agar pengemudi dapat menyesuaikan kenyamanan sesuai visibilitas.

Kendati begitu, ada sedikit rasa kurang nyaman saat duduk di kursi depan. Meski jok terasa semi bucket karena mampu mendekap pengemudi dan terlihat tebal, ada poin yang kurang nyaman. Saat lutut penumpang belakang bergerak, hal itu terasa ke punggung pengemudi, sehingga mengurangi kenyamanan.

Memandangi panel instrumen, all new Rush memadukan MID digital dan jarum analog dengan paduan warna putih biru, sehingga terlihat keren.

Belum lagi bagian kabin ini juga disebut user friendly karena layar sentuh dengan segudang aplikasi hiburan mulai dari DVD AVX 7 inci, USB, Bluetooth, Ipod/Iphone Connect, Physical Remote, Miracast, Weblink, Support Multitasking, dan Smart Phone Remote App.

Tak hanya itu, agar suara yang dikeluarkan terasa asyik, ditambah delapan speaker. Pengemudi juga bisa mengoperasikan bagian hiburan ini menggunakan fitur audio steering.

2 dari 5 halaman

Selanjutnya

Saat duduk di baris kedua, rasanya cukup lega. Bahkan untuk jok tengah ini bisa diatur dengan cara ditarik ke depan dan belakang.

Jadi, secara ideal baris ini bisa digunakan untuk tiga orang dewasa. Terlebih seatbelt atau sabuk pengaman juga tersedia tiga buah di baris kedua.

Agar lebih kekinian, baris kedua dan ketiga telah dijejali power outlet dengan kekuatan 12v/60 watt. Jelas saja, jika Anda suka dengan gadget atau smartphone, maka keberadaan soket ini cukup membantu tanpa harus maju ke kursi depan atau mengeluarkan power bank.

Tak hanya itu, kantong-kantong penyimpanan maupun cup holder pada mobil ini cukup banyak mulai dari depan, baris kedua, dan juga ketiga. Kenyamanan di baris penumpang tak lain berkat AC double blower, sehingga penyaluran hawa dingin ke bagian belakang lebih cepat merata.

 

Namun sayang, pada baris ketiga, sekali pun Anda hanya memiliki tinggi badan 165 cm, ternyata cukup sempit karena lutut tak bisa bergerak walau kursi depan telah diatur. Alhasil terasa memaksa. Namun lain halnya dengan anak-anak, mungkin akan sangat dianjurkan berada di belakang.

Toyota mengklaim, dalam kondisi kursi baris ketiga digunakan, Anda bisa menyimpan empat galon air mineral di bagasi.

 

3 dari 5 halaman

Performa

Seperti di awal pembuka, all new Rush telah dibenamkan mesin Avanza. Karena itu, rasa mobil ini 11-12 dengan mobil terlaris se-Indonesia tersebut.

Sejak pertama kali mesin menyala, raungan mobil ini tentu saja mirip Avanza. Berhubung tipe matik, jelas saja untuk akselerasi terasa lebih lambat. Lain halnya jika sudah melaju di putaran atas, mobil sangat terasa pada bagian performa.

Pikiran awal, memang terbayang akan lebih berat. Namun, ternyata perkiraan itu salah. Maklum, mobil ini dimensinya berubah, lebih panjang 23 cm menjadi 4.435 mm, lebar 1.695 mm, dan tinggi 1.705 mm. Ukuran ini dihitung bodi ke bodi tanpa ban cadangan, sedangkan wheelbase tetap sama.

 

All new Rush juga mudah dikendalikan. Putaran setirnya juga sangat ringan. Sehingga jalanan Malang yang berliku-liku dan padat masih sanggup dilalui. Namun, tetap terasa lebih bongsor dari Avanza.

Hanya saja, ada beberapa yang kurang pas, seperti bagian suspensi. Bahkan saat melewati kubangan atau lubang atau polisi tidur, cukup terasa benturannya.

Selain itu, ketika dipacu di jalur tol, kesan kurang sreg karena limbung atau body roll. Hal ini bisa sangat dirasakan pada bagian baris belakang. Akan tetapi, limbung ini masih batas toleransi. Tak terlalu mengecewakan.

Perlu dicatat, mesin Rush atau Avanza ini merupakan sistem penggerak roda belakang dengan kode mesin 2NR-FE berkapasitas 1,5-liter yang mampu memuntahkan daya 104 Tk pada 6.000 rpm dan torsi 136 Nm di putaran 4.200 rpm.

Dikawinkan dengan transmisi 5 kecepatan (manual) dan 4 kecepatan (matik), mobil ini juga telah dilengkapi stabilizer ganda, Vehicle Stability Control (VSC), Hill Start Assist (HSA), dan pengereman ABS.

4 dari 5 halaman

Kesimpulan

Banyak kelebihan dari all new Toyota Rush yang kini dibanderol antara Rp 239,9 juta untuk tipe terendah sampai Rp 261,3 juta tipe tertinggi.

Kelebihan

1. Fitur keselamatan berlimpah

2. Desain lebih modern 

3. Performa cukup diandalkan dan juga tergolong efisien karena menggunakan mesin Avanza.

Kekurangan

1. Mobil ini masih terasa kurang senyap

2. Jok tipis di baris pertama

3. Suspensi cukup keras dan terasa sedikit limbung

 

Artikel Selanjutnya
Januari-April 2018, Toyota Avanza Belum Bangkit Lawan Xpander
Artikel Selanjutnya
Toyota Rush Dapat Rating Bintang Lima untuk Pengujian Keselamatan