Liputan6.com, Seoul - Kia secara resmi mengonfirmasi jika pihaknya bakal memboyong generasi terbaru dari Picanto ke ajang Geneva Motor Show pada bulan depan. Mengusung sejumlah perubahan, apa istimewa city car terbaru ini?
Dikatakan, Picanto bakal hadir dengan tampang yang berbeda dari sebelumnya dan mirip dengan saudaranya yang telah dirilis terlebih dahulu di Korsel pada bulan lalu yakni Picanto Morning.
Seperti dilansir dari Carscoops, Selasa (3/2/2015), tampilan muka maupun buritan dari Picanto telah didesain ulang oleh Kia melalui bentuk desain bumpernya. Sementara itu, desain grill tiger nose pada Picanto hadir lebih ramping namun lebih luas.
Kia turut menyegarkan tampilan interior Picanto dengan memberikan aksen krom di sekitar panel dashboard dan ventilasi udara. Selain itu, tampilan baru di interior Picanto juga hadir pada panel tengah untuk audio serta pola kain jok.
Untuk lebih memanjakan para konsumen, pabrikan dari negeri ginseng ini juga telah menyiapkan tiga paket warna pada interior antara lain merah, kuning, dan coklat. Kia pun bakal menyuntikkan fitur opsional baru termasuk audio-video navigation (AVN) yang dijalankan melalui layar berukuran 7 inci.
Selain tampilan baru, kenyamanan dan keamanan selama berkendara rupanya turut menjadi perhatian dari Kia yang membekali Picanto terbaru dengan teknologi cruise control serta speed limiter. Tak luput, piringan rem cakram kini menggunakan ukuran lebih lebar dengan diameter 252 milimeter sehingga mampu berhenti dari kecepatan 100 km/jam dalam jarak 37 meter.
Sebagai jantung penggeraknya, Kia Picanto bakal mengusung mesin bensin dengan kapasitas yang lebih kecil yakni 1,0 liter untuk memenuhi standar emisi Euro 6. Adapun facelift Picanto ini mulai dijual pertama kali di Eropa pada Maret 2015 mendatang yang sekaligus bertepatan dengan gelaran Geneva Motor Show.
(Ysp/Gst)
Kia Andalkan Picanto Anyar di Swiss, Apa Istimewanya?
Picanto bakal hadir dengan tampang yang berbeda dari sebelumnya dan mirip dengan Picanto Morning.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804963/original/063994900_1422936720-2015-Kia-Morning-FL3.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti38 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon22 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7915199/original/007053000_1780746673-87a95eff-89b4-4b3c-ac8b-2122d6b93d4b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380253/original/006195600_1792662795-cek_fakta_-_megawati_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4651071/original/079522700_1700118528-cek_fakta_produk.jpg)