Liputan6.com, Jakarta - Busi merupakan elemen penting pada kendaraan yang berbahan bakar bensin. Komponen yang juga dijuluki bunga api listrik ini punya fungsi utama untuk membakar campuran bensin dan udara guna mendorong piston.
Busi yang baik tentu menghasilkan api pembakaran yang fokus sehingga maksimal. Sayangnya, di pasaran kerap beredar busi asli tapi palsu atau aspal yang sekilas mungkin tak diperhatikan konsumen.
Agar tak terkecoh, berikut tips membedakan antara busi asli dengan imitasi yang dihimpun oleh Liputan6.com dari produsen busi tenama asal Jepang, NGK.
"Pada terminal nut tempat ujung busi yang terhubung dengan cangklong, busi asli memiliki ulir yang lebih halus dan rapi ketimbang busi palsu. Selain itu, penulisan part number pada busi asli rapi dan teratur. Sementara itu, pada busi yang imitasi tulisannya hitam, tepal, dan posisinya tidak rapi," ujar Agus Tan, General Manager Marketing, NGK Indonesia.
Di beberapa merek, lanjut Agus, produsen biasanya memberikan nomor lot produksi di bagian heksagonalnya. Busi palsu umumnya tak mencantumkan nomor produksi.
Gasket pada busi asli juga sangat sulit dilepas, andaipun terlepas biasanya tak bisa untuk dipasang kembali. Sedangkan busi imitasi biasanya longgar dan dapat di lepas-pasang.
Metal shell busi yang asli dibuat dari besi baja yang tahan panas, tahan korosi dan warnanya lebih cerah serta tak pudar. Untuk busi palsu, biasanya tampak buram dan mudah berkarat.
"Konstruksi ujung elektroda, gap, dan sambungan pada busi asli sangat rapi, sedangkan untuk busi imitasi tak rapi," tutup Agus. (Ysp/Des)
Rumus Kenali Busi Asli atau Imitasi
Busi imitasi yang hanya 'numpang nama' tentu memiliki kualitas pembakaran yang tidak maksimal.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/743749/original/026584000_1411967249-800600001nme3010.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
- Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 20266 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
- Dipeluk usai Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Beberkan Pesan Lionel Messi6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
- Malaysia Siap Ikut Bersaing Jadi Tuan Rumah Piala Dunia7 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
- Thomas Tuchel Dituduh Ingin Dipecat usai Inggris Kandas di Piala Dunia 202610 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
- Tokoh Global Puji Kesuksesan Meksiko Gelar Piala Dunia 202613 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
- Presiden Liga Spanyol Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA, Ini Alasannya20 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
- Emiliano Martinez Isyaratkan Pensiun dari Timnas Argentina usai Gagal Juara Piala Dunia 202620 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
- Tradisi Pedri Tendang Penalti usai Rebut Gelar Bergengsi, Ayah Jadi Kiper1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
- Media Argentina Sorot Parade Juara Spanyol, Marc Cucurella Dituduh Sindir Tim Tango1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
- FIFA Klarifikasi Isu Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 20261 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
- Leandro Paredes Buka Suara usai Serang Pemain Spanyol di Final Piala Dunia 20261 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)