Sukses

Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh untuk Pemilik Penyakit Kuning

Liputan6.com, Jakarta Penyakit kuning adalah penyakit umum yang berhubungan dengan organ hati dan umunya terjadi pada bayi baru lahir, anak kecil, dan remaja serta orang dewasa yang kekebalannya terganggu.

Penyakit kuning adalah penumpukan bilirubin dalam darah, yang merupakan pigmen kuning yang dilepaskan selama pemecahan sel darah merah.

Saat fungsi normal hati seperti membersihkan semua racun dan sel-sel yang rusak dari tubuh rusak atau terhambat, menyebabkan produksi berlebihan pigmen bilirubin yang menyebabkan kulit, mata, dan gusi menguning.

Salah satu fungsi utama hati adalah menghasilkan cairan empedu yang membantu usus kecil memecah lemak menjadi asam lemak.

Selain itu, hati juga bertanggung jawab untuk mengeluarkan racun dari tubuh dan memetabolisme nutrisi yang dicerna.

Semua makanan dan minuman yang kita konsumsi dimetabolisme secara berbeda. Maka dari itu organ hati harus bekerja dengan cara yang berbeda pula.

Beberapa makanan ramah untuk hati dan mudah dicerna, sementara beberapa makanan lain terlalu menekan organ hati, memaksanya bekerja lebih keras.

Sehingga saat seseorang didiagnosis dengan penyakit kuning, umumnya pasien akan disarankan untuk memperhatikan makanan ramah hati seperti berikut ini, dilansir dari TimesofIndia.

Makanan yang dianjurkan untuk penderita penyakit kuning:

Makanan dan minuman sehat yang kaya enzim, antioksidan dan nutrisi dapat membantu mengatasi komplikasi penyakit hati.

1. Air

Langkah melindungi hati dan organ tubuh lainnya adalah tetap terhidrasi. Air mempermudah kerja hati dengan membantu proses pencernaan dan membuang racun dari tubuh. Umumnya disarankan minum 2 liter setiap hari untuk pulih lebih cepat.

2. Buah dan sayur

Buah dan sayur merupakan pembangkit nutrisi yang dapat membantu mengatasi kelelahan. Namun yang terpenting, mengandung antioksidan dan serat yang dapat memperlancar proses pencernaan.

Semua jenis buah dan sayuran baik untuk kesehatan, tetapi beberapa lebih ramah hati seperti anggur, lemon, ubi jalar, tomat, wortel, dan bayam.

3. Makanan kaya enzim pencernaan

Makanan yang kaya akan enzim pencernaan juga terbukti bermanfaat untuk penyakit kuning. Madu, nanas, pepaya, dan mangga adalah beberapa makanan yang memiliki enzim pencernaan alami.

4. Kacang, polong-polongan dan biji-bijian

Ketiga jenis makanan tersebut kaya akan antioksidan dan serat yang dapat bermanfaat bagi hati. Berdasarkan studi tahun 2013, oat dapat meningkatkan fungsi hati jika dikonsumsi secara teratur selama 12 minggu. Kenari juga diklaim baik untuk kesehatan hati.

 

2 dari 4 halaman

Makanan dan minuman yang harus dihindari untuk penderita penyakit kuning.

Makanan dan minuman yang dapat membuat hati bekerja lebih keras harus dibatasi atau dihindari sama sekali saat menderita penyakit kuning. Karena mengonsumsinya akan menurunkan tingkat pemulihan Anda.

1. Makanan olahan

Saat menderita penyakit kuning, seseorang harus menghindari makanan yang digoreng, diproses, dan ekstra pedas. Makanan olahan mengandung gula dalam jumlah tinggi, yang dapat mengganggu fungsi hati. Termasuk diet tinggi garam juga dapat mengganggu karena dapat merusak hati dan menyebabkan retensi air di dalam tubuh. Makanan olahan juga mengandung lemak yang dapat menyebabkan penumpukan lemak di hati.

2. Alkohol

Alkohol sulit dicerna. Apalagi kandungan senyawanya yang bisa menjadi racun bagi hati, terutama pada penderita penyakit kuning. Alkohol bisa menyebabkan peradangan hati dan fibrosis. Orang yang menderita penyakit kuning sebaiknya tidak lagi mengonsumsi alkohol.

3 dari 4 halaman

Infografis 5 Alasan Diet Tidak Berjalan Lancar

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Ini