Titik Kebakaran Hutan di Papua Selatan Turun, Modifikasi Cuaca Digencarkan

BNPB menggencarkan operasi modifikasi cuaca di tengah kondisi El Nino yang disebut sangat kuat.

Diterbitkan 29 Oktober 2026, 18:31 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca untuk atasi karhutla di Papua Selatan.
  • Penyemaian 10.000 kg garam berhasil mengurangi titik api dari 295 menjadi 65.
  • OMC memicu pertumbuhan awan hujan, membantu pemadaman di tengah El Nino kuat.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di wilayah Papua Selatan. Untuk mempercepat pemadaman, BNPB turut melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan menyemai garam guna memicu pertumbuhan awan hujan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah Papua Selatan, meliputi Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat.

Berton mengungkapkan, BNPB mendukung upaya pemadaman karhutla melalui operasi modifikasi cuaca.

"Saat ini yang dilaporkan kepada kami ada 161 hektare yang terbakar dan kami juga melakukan 10 sorti untuk menyemaikan 10.000 kilogram NaCl," kata Berton, Kamis (29/10/2026).

Menurut Berton, sebaran titik api di wilayah tersebut menurun signifikan. Dari sebelumnya tercatat 295 titik, kini jumlahnya berkurang menjadi 65 titik.

BNPB tetap melakukan berbagai upaya agar seluruh wilayah Papua Selatan dapat terbebas dari kebakaran.

Operasi Modifikasi Cuaca Terus DilakukanBerton menunjukkan upaya BNPB melaksanakan OMC dengan menyemai garam dari pesawat untuk mendorong pertumbuhan awan hujan.

"Gambar pertama operator kita melakukan penyemaian garam. Dan yang di tengah adalah bagaimana potensi pertumbuhan awan sebelum terjadi OMC dan setelah terjadi OMC kita lihat, ada signifikan pertumbuhan yang banyak terhadap awan-awan yang ada di Papua Barat setelah kita semaikan garam tersebut," ucap dia.

Berton berharap hujan terus turun setelah pelaksanaan OMC melalui penyemaian garam dari pesawat BNPB.

"Ini adalah gambar dan video bagaimana kejadian hujan yang terjadi di Papua khususnya di distrik Minyamur, Papua Selatan beberapa jam setelah terjadi OMC dan kita berharap hujan ini pun akan tetap terjadi sehingga titik api baik itu yang ada di permukaan maupun yang ada di dalam permukaan misalnya gambut bisa teratasi dengan baik," terang dia.

Selain itu, Berton mengingatkan bahwa saat ini El Nino berada pada kondisi sangat kuat. Papua Selatan juga dinilai rawan kebakaran dan terdampak asap lintas batas dari Papua Nugini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6