Polisi akan Panggil Betrand Peto terkait Dugaan Kekerasan Seksual

Polisi menerima laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual dengan terlapor seorang pria berinisial ATT.

Diterbitkan 14 September 2026, 13:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polisi menerima laporan dugaan kekerasan seksual oleh ATT terhadap AW.
  • Polda Metro Jaya akan menyelidiki, termasuk meminta keterangan dan visum.
  • Terlapor ATT (Betrand Peto) membantah tuduhan pelecehan seksual tersebut.

Liputan6.com, Jakarta - Polisi membenarkan telah menerima laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual dengan terlapor seorang pria berinisial ATT.

"Polda Metro Jaya telah menerima laporan pada hari Sabtu tanggal 12 September 2026, sekira pukul 10.00 pagi," ujar Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, Senin (14/9/2026).

Onkoseno mengatakan pelapor sekaligus korban dalam laporan tersebut merupakan seorang perempuan berinisial AW. Sementara itu, pihak yang dilaporkan adalah pria berinisial ATT.

Setelah laporan diterima, penyidik akan melakukan serangkaian proses penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari pelapor dan saksi serta melakukan visum terhadap korban.

"Selanjutnya setelah laporan polisi diterima, kemudian dilakukan serangkaian membuat administrasi penyelidikan dan selanjutnya dari tim penyidik yang menangani akan meminta keterangan terhadap pelapor, saksi-saksi, juga akan meminta visum," kata Onkoseno.

"Untuk selanjutnya, perkembangan akan kami sampaikan berikutnya," sambung dia.

 

Dugaan Pelecehan Terjadi di SCBD

Onkoseno mengatakan dugaan kekerasan seksual tersebut dilaporkan terjadi di kawasan SCBD, Jakarta Pusat. Namun, polisi belum membeberkan kronologi kejadian karena masih dalam tahap pendalaman.

"Kalau untuk lokasi itu di sekitar SCBD. Kronologi itu nanti masih akan didalami oleh tim penyidik," kata dia.

Penyidik selanjutnya akan meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait, termasuk ATT sebagai terlapor. Polisi belum menjelaskan lebih lanjut mengenai barang bukti yang berkaitan dengan laporan tersebut.

"Itu masih pendalaman penyidik. Nanti akan disampaikan lebih lanjut," jelas Onkoseno.

Klarifikasi Betrand Peto

Betrand menyatakan tidak pernah melakukan pelecehan seksual sebagaimana tuduhan yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Putra dari Ruben Onsu ini merasa dirugikan oleh kabar yang beredar luas di media sosial dan memastikan tuduhan tersebut tidak benar.

"Dan saya ingin menyampaikan bahwa seperti yang sudah ada berita yang tersebar, bahwa aku tidak melakukan hal yang seperti apa yang dibilang, gitu," ujar penyanyi Betrand Peto saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/09/2026).

Remaja yang akrab disapa Onyo ini menceritakan awal kejadian saat melihat pelapor tiba-tiba menangis di sofa ruangan kelab malam. Betrand kemudian berusaha mencari tahu alasan wanita tersebut menangis, tetapi tidak mendapatkan jawaban.

"Saya pun bertanya kepada perempuannya, gitu. 'Kenapa bisa nangis?' gitu. Dan dia itu enggak ada jawab sama sekali, enggak ada kasih aku untuk jawaban kayak 'aku nangis gara-gara ini', enggak," kata Onyo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6