Prabowo: Kita Tindak Pelaku Kebakaran Hutan

Prabowo meyakini Indonesia mampu mengendalikan dan mengatasi kebakaran hutan di Kalimantan maupun provinsi lain.

Diterbitkan 22 Agustus 2026, 18:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo perintahkan tindak tegas pelaku karhutla sesuai hukum yang berlaku.
  • Prabowo yakin Indonesia mampu atasi karhutla, berkaca pengalaman sukses sebelumnya.
  • Pemerintah tingkatkan mitigasi karhutla dengan penambahan alat dan logistik.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penindakan tegas terhadap korporasi maupun pihak-pihak yang terbukti menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan provinsi lainnya. Pemerintah tidak akan segan menindak sesuai hukum dan peraturan yang berlaku.

"Iya harus, harus kita tindak ya. Akan kita tindak. Kalau benar-benar terbukti, ya kita tindak. Kita akan tindak sesuai dengan hukum dan peraturan," jelas Prabowo usai memimpin penanganan karhutla Kalimantan Tengah di Posko Udara Aju, Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Sabtu (22/8/2026).

Prabowo meyakini Indonesia mampu mengendalikan dan mengatasi kebakaran hutan di Kalimantan maupun provinsi lainnya.

Keyakinan itu berkaca dari penanganan karhutla pada tahun-tahun sebelumnya yang dinilai lebih parah, tetapi berhasil diatasi.

"Jadi saya berharap kita segera bisa kendalikan. Dan kalau kita lihat sejarah, tahun-tahun, berapa tahun-tahun yang dulu, sangat lebih parah kita mampu atasi. Jadi saya percaya ini segera kita atasi," kata Prabowo.

 

Langkah Mitigasi Kebakaran Hutan

Prabowo sebelumnya meninjau karhutla di Pontianak, Kalimantan Barat, dan memimpin rapat penanganan karhutla di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Dia menekankan pemerintah telah melakukan sejumlah langkah mitigasi untuk menghentikan penambahan dan perluasan titik api.

"Saya kira ya kita, saya sudah lihat situasi, kita ikuti terus, kita ambil langkah-langkah ya mitigasi. Yang penting kita segera hentikan perluasan penambahan titik api. Alhamdulillah ini berjalan terus," jelasnya.

Menurut dia, pemerintah juga telah menambah alat bantu dan logistik untuk mempercepat pemadaman api, mulai dari helikopter untuk water bombing hingga mesin bor.

"Semua pejabat melaporkan kebutuhan-kebutuhannya, kita berusaha penuhi. Tiap hari kita tambahkan helikopter-helikopter, alat-alat, mesin bor untuk air, semua perlengkapan kita penuhilah," tutur Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6