Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Meninggal Saat Bawa Bantuan

Dia mengembus napas terakhir saat menjadi relawan korban gempa bumi di Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara.

Diterbitkan 21 Agustus 2026, 17:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali, meninggal saat jadi relawan gempa di NTT.
  • Kematiannya dikonfirmasi polisi dan rekan, terjadi di Dampek, Manggarai Timur.
  • Penyebab pasti masih diselidiki, namun diduga akibat kelelahan fisik.

Liputan6.com, Jakarta - Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali meninggal dunia. Dia mengembuskan napas terakhir saat membawa bantuan untuk korban gempa bumi di Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kasi Humas Polres Manggarai Timur, AKP Irmawan Pujianto membenarkan salah satu relawan gempa meninggal dunia di Dampek.

"Benar ada satu relawan meninggal dunia," kata AKP Irmawan kepada Liputan6.com, Jumat (21/8/2026).

Salah satu anggota Tim Hands Foundation, Muhammad Rafki Razif Kiransyah juga membenarkan bahwa Ahmad Zaki Ali meninggal dunia.

"Betul (meninggal dunia). Kami sedang berkomunikasi dengan keluarganya," ucap Rafki.

Disebut Meninggal karena Kelelahan

Salah satu korban gempa bumi di NTT, Jufri Husen mengaku sempat bertemu Ahmad Zaki Ali di Masjid Nurul Huda Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, saat salat Jumat tadi. Saat itu, Jufri sempat berbincang dengan Ahmad Zaki.

"Bahkan tadi saya sempat bawa nasi untuk mereka," kata Jufri.

Menurut Jufri, Ahmad Zaki kerap bolak balik dari Reo ke Dampek. Biasanya, pada siang hari Ahmad Zaki membantu korban gempa di Dampek. Pada malam hari dia beristirahat di Masjid Reo.

Hingga saat ini, belum diketahui kronologi lengkap dan penyebab meninggalnya Ahmad Zaki.

"Anggota saya sedang telusuri penyebab meninggalnya," ucap Kapolsek Lamba Leda Utara, Iptu Ida Bagus Susana Adi Negara.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6