Pramono Respons Usulan Hapus Jalur Sepeda Jakarta

Pemprov DKI Jakarta akan membahas secara khusus keberadaan fasilitas sepeda di Jakarta.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 16:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI akan bahas khusus nasib jalur sepeda Jakarta.
  • Warga usulkan penghapusan jalur sepeda karena jarang dipakai dan macet.
  • Pramono Anung akui masukan warga dan akan putuskan dalam rapat.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons usulan warga agar jalur sepeda di sejumlah jalan protokol Jakarta dihapus karena dinilai jarang digunakan dan kerap diterobos pengendara motor.

Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan membahas secara khusus keberadaan fasilitas sepeda di Jakarta. Pembahasan tersebut akan menentukan apakah fasilitas itu tetap dipertahankan atau diubah.

“Sedangkan mengenai fasilitas sepeda. Karena kebetulan saya ini kan pesepeda, teman-teman sekalian tahu. Saya juga mendapatkan banyak masukan tentang hal itu. Dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan membahas secara khusus mengenai fasilitas sepeda,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/8/2026).

“Apakah masih perlu dipertahankan atau dirubah, nanti kami akan putuskan dalam rapat,” lanjutnya.

 

Usulan Hapus Jalur Sepeda

Sebelumnya, seorang warga melalui akun X @seahawk mengusulkan penghapusan jalur sepeda di jalan protokol kepada Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo.

Warga tersebut menilai jalur sepeda sudah jarang digunakan, sementara penghapusannya dinilai dapat memperlebar badan jalan dan mengurangi kemacetan pada hari kerja.

“Pak @pramonoanungw usul pak, jalur sepeda di jalan protokol baiknya dihilangkan. Kami lihat sudah tidak terpakai dan sepeda kebanyakan hanya pada saat CFD. Kalau dihilangkan bisa memperlebar badan jalan dan mengurangi kemacetan pada saat weekdays,” tulis akun tersebut.

Yustinus kemudian merespons usulan itu dan menyatakan persoalan jalur sepeda akan segera dibahas.

“Betul sekali. Ini jadi topik yang akan segera diputuskan,” tulis Yustinus.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6