Prabowo: Kereta Api Harus Tetap Layani Kota-Kota Kecil

Prabowo meminta PT KAI berpikir secara utuh dan komprehensif dalam mengembangkan layanan perkeretaapian.

Diterbitkan 30 Juli 2026, 15:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo: Kereta api harus bantu rakyat berpenghasilan rendah dan jangkau kota kecil.
  • PT KAI harus seimbangkan modernisasi dan pemerataan akses, utamakan pelayanan.
  • Prabowo minta PT KAI tingkatkan investasi dan perkuat keselamatan perlintasan otomatis.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kereta api merupakan instrumen ekonomi rakyat yang harus membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Karena itu, ia meminta layanan kereta api tetap menjangkau kota-kota kecil di Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

"Nanti ada kereta api yang diarahkan untuk membantu rakyat yang berpenghasilan rendah. Kereta api juga harus melayani kota-kota kecil," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, di banyak negara kereta api diposisikan sebagai public service yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, bukan semata-mata mengejar keuntungan. Karena itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) harus mampu menjaga keseimbangan antara modernisasi layanan dan pemerataan akses transportasi.

"Tidak semata-mata mengejar keuntungan, tetapi harus efisien. Kereta api juga harus melayani kota-kota kecil. Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani," jelasnya.

 

Perkuat Aspek Keselamatan

Prabowo juga meminta PT KAI berpikir secara utuh dan komprehensif dalam mengembangkan layanan perkeretaapian. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi harus tetap berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

"Kereta Api Indonesia harus benar-benar berpikir utuh, komprehensif. Kita mengejar modernisasi, kita mengejar teknologi, tapi ingat, teknologi, semua sarana adalah untuk melayani rakyat," tutur Prabowo.

Selain itu, Prabowo meminta PT KAI meningkatkan investasi di sektor perkeretaapian, termasuk memperkuat aspek keselamatan melalui pembangunan pintu perlintasan otomatis di titik-titik yang rawan kecelakaan.

"Saya titip pesan benar-benar kepada PT KAI, kita harus investasi lebih banyak di bidang kereta api. Semua lintasan-lintasan kereta api, saya dengar masih ada ribuan harus dibikin pintu-pintu yang baik, pintu-pintu otomatis, sehingga tidak terjadi kecelakaan," pungkas Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6