Cak Imin: PKB Akan Terus Bersama Pak Prabowo

Cak Imin memuji perubahan paradigma pembangunan ekonomi nasional yang digagas Prabowo.

Diterbitkan 24 Juli 2026, 00:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Cak Imin memuji paradigma ekonomi baru Prabowo yang utamakan pemerataan dan keadilan.
  • PKB berkomitmen mengawal dan menyempurnakan kemandirian ekonomi nasional.
  • PKB mengusulkan revisi 108 UU untuk kedaulatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memuji perubahan paradigma pembangunan ekonomi nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Hal itu dia sampaikan di hadapan Prabowo saat menghadiri Harlah ke-28 PKB.

"Kesungguhan inilah yang membawa kita semua hari ini pada satu kesimpulan, arah baru ekonomi ini tidak boleh berhenti. PKB akan terus bersama Pak Prabowomensukseskan arah baru ekonomi ini,” tegas Cak Imin, di JICC Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Cak ini menyebut pemerintahan saat ini tak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Melainkan berupaya mengedepankan pemerataan dan keadilan yang sering kali tidak jalan beriringan.

“Kta bekerja keras bersama partai-partai legislatif dan eksekutif untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi, berbagai regulasi juga kita buat semua untuk kita bersama-sama mewujudkan pertumbuhan ekonomi. Namun kita kadang lupa bahwa pertumbuhan ekonomi itu juga tidak seiring dengan pemerataan dan keadilan,” ungkapnya.

Menurut dia, pemerintahan Prabowo kini mulai menggeser paradigma tersebut dengan menempatkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan, dan keadilan beriringan dengan oertumbuhan ekonomi.

 

PKB Siap Mengawal

Cak Imin menegaskan, PKB siap mengawal penyempurnaan berbagai upaya untuk mewujudkan kemandirian ekonomi nasional.

“Inilah yang menjadi komitmen kesungguhan kita untuk kita tindaklanjuti dengan menyempurnakan semua langkah-langkah sebagai bagian dari penyempurnaan arah kemandirian ekonomi kita,” kata Cak Imin.

Kemudian, Cak Imin menyinggung adanya perubahan arah politik anggaran pemerintah saat ini. Kebijakan ini seharusnya dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia menyebut, pembangunan 5.000 jembatan di berbagai pelosok Indonesia menjadi salah satu kebijakan yang dinilai bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sejalan dengan itu, arah baru ekonomi tersebut juga harus diikuti dengan reformasi regulasi agar dapat berjalan secara efektif. Setidaknya, kata Cak Imin, PKB mencatat terdapat 108 undang-undang yang perlu direvisi guna mendukung terwujudnya kedaulatan ekonomi nasional.

“PKB mencatat paling tidak ada 108 undang-undang yang harus kita perbaiki agar kedaulatan ekonomi kita benar-benar bisa kita jalankan,” ujarnya.

Dia menyebut, perubahan undang-undang tersebut adalah komitmen lanjutan Presiden Prabowo untuk memastikan kekayaan Indonesia dapat dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6