Sebelum Mundur dari BGN, Nanik S Deyang Ternyata Sudah Sakit

Kondisi kesehatan Nanik S Deyang yang memburuk telah diketahui sebelum ia mundur dari BGN.

Diterbitkan 22 Juli 2026, 10:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Nanik S. Deyang mundur dari Kepala BGN untuk pengobatan jantung di luar negeri.
  • Kondisi sakit Nanik sudah diketahui saat absen RDP Komisi IX DPR pada 17 Juli 2026.
  • Presiden Prabowo meminta Nanik menjadi Ketua Dewan Pengawas BGN setelah pengunduran dirinya.

Liputan6.com, Jakarta - Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah menjabat sekitar 1,5 bulan. Keputusan itu diambil karena ia harus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

Kondisi kesehatan Nanik S. Deyang ternyata telah diketahui sejak beberapa hari lalu. Saat BGN mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR pada Jumat 17 Juli 2026, yang bersangkutan absen karena sakit sehingga diwakili Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Putih Sari mengatakan pihaknya telah menerima surat dari BGN yang menunjuk Agustina Arumsari untuk mewakili Nanik dalam rapat tersebut.

"Memang ada surat dari Badan Gizi Nasional terkait dengan penunjukkan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional untuk bisa mewakili Kepala Badan Gizi Nasional. Suratnya sudah diterima oleh Komisi IX per hari kemarin ya," kata dia.

"Jadi disampaikan bahwa Kepala Badan berhalangan hadir karena dalam kondisi tidak sehat. Jadi hari ini diwakilkan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional," sambung Putih.

Alasan Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mundur dari jabatannya karena harus menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Nanik mengaku sudah berpamitan dengan Presiden Prabowo untuk berangkat pada hari ini (22/7/2026).

Unggahan berisi pesan pamitan itu diunggah Nanik dalam akun Facebook pribadinya. Kabar tersebut juga dibenarkan Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan Dirgayuza Setiawan.

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya," kata Nanik.

Nanik meminta maaf kepada Presiden harus mundur dari jabatan yang diembannya selama 1,5 bulan. Namun, kata Nanik, Prabowo tetap meminta Nanik untuk mengawasi BGN. Rencananya, Nanik akan diplot menjadi Ketua Dewan Pengawas.

"Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yg penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut)," ujar Nanik.

Lebih lanjut, dia berjanji terus berjuang dan mendukung Prabowo untuk memperbaiki gizi anak-anak Indonesia lewat MBG. Dia mengajak semua pihak mendukung MBG demi membawa kebaikan kepada anak-anak dan ekonomi di daerah.

"Mari kita dukung program MBG, Bismillah ini akan membawa kebaikkan untuk anak-anak Indonesia dan juga perekonomian di daerah," tutup Nanik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6