SPMB Depok Terkendala Validasi Data, Orangtua Geruduk Disdik

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok digeruduk orangtua yang terkendala validasi data saat mendaftar SPMB anaknya.

Diterbitkan 05 Juni 2026, 16:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Depok - Ratusan orangtua memadati posko pengaduan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun ajaran 2026/2027. Kedatangan para orangtua calon siswa itu untuk mengadukan adanya kendala sistem validasi data pendaftaran melalui online.

Seperti yang dialami Septi, dirinya terpaksa harus mendatangi posko pengaduan SPMB Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, di gedung Dibaleka II, Balai Kota Depok. Septi datang untuk memperjuangkan anaknya untuk mendaftar ke sekolah yang dituju melalui jalur prestasi.

“Saya datang untuk meminta bantuan verifikasi data, karena saat mendaftar online mengalami kendala,” ujar Septi, Jumat (5/6/2026).

Septi dengan sabar harus menunggu antrean, mengingat ratusan orangtua turut datang ke posko pengaduan SPBM. Terlihat sebanyak 10 petugas operator Posko Pengaduan SPMB tampak kewalahan melayani permintaan orangtua calon siswa.

“Ini karena ada kendala saat mendaftar online saat melakukan verifikasi data,” jelas Septi.

Septi mengungkapkan, data anaknya sudah lengkap 100 persen sesuai persyaratan pendaftaran, sejumlah persyaratan sudah dilampirkan secara online. Namun hingga tadi pagi, Septi melihat status kelengkapan anaknya berstatus belum terverifikasi.

“Karena statusnya belum terverifikasi, jadi saya belum bisa memilih SMP Negeri yang mau dituju di wilayah Cilodong,” ungkap Septi.

Septi harus berburu dengan waktu mengingat batas verifikasi pendaftaran jalur prestasi hanya sampai 5 Juni. Untuk itu, Septi berjuang untuk anaknya meminta bantuan verifikasi ke posko pengaduan SPMB.

“Makanya saya coba datang ke sini, karena ini hari terakhir pendaftaran untuk sekolah yang dituju,” terang Septi.

Hal yang sama turut dilakukan Rosid warga Sawangan, untuk mengadukan nasib anaknya yang belum dapat melakukan verifikasi. Rosid harus meninggalkan pekerjaan sebagai ojek online demi kelangsungan pendidikan anaknya.

“Saya terpaksa gak ngojek dulu demi anak, karena ini hari terakhir pendaftaran melalui jalur prestasi,” ucap Rosid.

Rosid sudah menunggu lebih dari dua jam untuk mendapatkan pelayanan guna membantu verifikasi data. Rosid menduga terdapat permasalahan sistem penginputan sehingga data anaknya yang telah lengkap belum terverifikasi.

“Kayaknya gangguan sistem, data anak sudah lengkap, tapi verifikasi sekolah yang dituju ga bisa terakses, untuk itu saya ke sini,” ungkap Rosid.

Rosid meminta, Dinas Pendidikan Kota Depok untuk memperhatikan adanya kemungkinan kendala pada sistem online. Dinas Pendidikan Kota Depok untuk lebih meningkatkan pelayanan dan kecepatan akses data pada pendaftaran online.

“Kalau bisa dilakukan perbaikan dan banyaknya orang tua yang datang karena keluhan sistem online, dapat dijadikan evaluasi,” pinta Rosid.

 

Respons Disdik

Sementara, Panitia SPMB Dinas Pendidikan Kota Depok, Bahrudin, mengatakan posko atau helpdesk dibuka mulai 22 Mei hingga 7 Juli 2026. Layanan tersebut dibuka untuk membantu orang tua dan calon peserta didik yang mengalami kendala selama proses pendaftaran.

“Pengaduan yang paling banyak diterima berkaitan dengan kendala teknis, seperti verifikasi akun, Kartu Keluarga (KK) yang baru terbit akibat perubahan data, serta perbaikan titik koordinat domisili,” ujar Bahrudin.

Adapun permintaan pelayanan berupa perbaikan titik koordinat, Disdik memberikan toleransi satu kali perubahan. Proses perbaikan dapat dilakukan melalui sekolah tujuan maupun langsung ke Disdik Kota Depok.

“Perbaikan titik koordinat bisa dilakukan di sekolah tujuan. Kami sudah menyiapkan operator di masing-masing sekolah, sehingga orang tua tidak perlu selalu datang ke Disdik,” jelasnya.

Bahrudin meminta orang tua siswa untuk memahami syarat dan ketentuan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 agar proses pendaftaran dapat berjalan lebih lancar. Dalam satu hari, tercatat rata-rata lebih dari 100 pengaduan masuk ke posko Disdik. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6