Sukses

Tangkap Adik Ratu Atut, Pimpinan KPK Diminta Tak Takut Disantet

KPK menangkap Tubagus Chaeri Wardana, adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, terkait dugaan suap Rp 1 miliar kepada Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif Akil Mochtar. Isu pimpinan KPK bakal disantet para jawara Banten pun beredar.

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Demokrat di Komisi III DPR Edy Ramly Sitanggang berharap pimpinan KPK tak takut dengan isu santet tersebut.

"Sebagaimana umat bergama, gaib itu ada tapi kalau kita takut kita nggak ada gunanya diamanatkan tugas oleh negara," kata Edy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2013).

Edy menjelaskan, masyarakat terlalu mendramatisir isu santet yang akan menyerang para pimpinan KPK. Padahal, seharusnya yang disantet adalah para penjahat dan maling uang rakyat.

"Kadang-kadang hanya mendramatisir, kalaupun itu benar itukan hanya slogan, kalau bisa santet prampok dululah biar meninggal," ungkapnya.

Meski begitu, Edy menilai teror isu santet yang akan menyerang para pimpinan KPK itu merupakan bagian dari demokrasi yang berjalan pada saat ini. Tetapi ia meyakini bahwa ke depannya kehidupan demokrasi di Indonesia akan berjalan dengan baik dan lepas dari isu teror apapun.

"Itu bagian dari demokrasi dibangun secara vulgar, jadi orang bebas bicara apa saja. Inilah permulaan mungkin ke depan bisa lebih baik," tukas Edy. (Mut)
Loading