Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut bos PT Master Steel Manufactory Diah Soemedi 5 tahun penjara. Jaksa menilai Diah terbukti bersama bawahannya, Effendy Komala dan Teddy Muliawan, memberikan suap sebesar 600 ribu dolar Singapura kepada 2 pegawai pajak.
"Menuntut agar Majelis Hakim menyatakan terdakwa Diah Soemedi bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, dengan hukuman 5 tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan," kata Jaksa Iskandar Marwanto saat membacakan tuntutan dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (10/9/2013).
JPU dalam dakwaannya mengatakan pemberian uang sebesar Rp 10 miliar sebagai uang muka kepada 2 Penyidik PNS Perpajakan, Eko Darmayanto dan Mohammad Dian Irwan Nuqisra, agar menghentikan penyelidikan terhadap PT Master Steel Manufactory, setelah Kanwil DJP Jakarta Timur menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (sprindik) pada 2 April 2013 lalu.
Pemberian uang itu dengan tujuan, supaya berkas perkara tersebut dapat diterbitkan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3). "Atas perbuatannya terdakwa diancam dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP," ungkap Iskandar.
Sebelumnya, Jaksa menuntut 2 pegawai PT Master Steel, Effendi Komala dan Teddy Muliawan, masing-masing 4 dan 3 tahun penjara. Keduanya dinilai terbukti menyuap 2 pegawai pajak, Eko Darmayanto dan Muhammad Dian Irwan Nuqisra, sebesar 600 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp 4 miliar. (Alv/Eks)
"Menuntut agar Majelis Hakim menyatakan terdakwa Diah Soemedi bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, dengan hukuman 5 tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan," kata Jaksa Iskandar Marwanto saat membacakan tuntutan dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (10/9/2013).
JPU dalam dakwaannya mengatakan pemberian uang sebesar Rp 10 miliar sebagai uang muka kepada 2 Penyidik PNS Perpajakan, Eko Darmayanto dan Mohammad Dian Irwan Nuqisra, agar menghentikan penyelidikan terhadap PT Master Steel Manufactory, setelah Kanwil DJP Jakarta Timur menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (sprindik) pada 2 April 2013 lalu.
Pemberian uang itu dengan tujuan, supaya berkas perkara tersebut dapat diterbitkan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3). "Atas perbuatannya terdakwa diancam dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP," ungkap Iskandar.
Sebelumnya, Jaksa menuntut 2 pegawai PT Master Steel, Effendi Komala dan Teddy Muliawan, masing-masing 4 dan 3 tahun penjara. Keduanya dinilai terbukti menyuap 2 pegawai pajak, Eko Darmayanto dan Muhammad Dian Irwan Nuqisra, sebesar 600 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp 4 miliar. (Alv/Eks)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/13922/original/tersangka-vonis130502d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298223/original/097011300_1469504769-KPK.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8317670/original/089667300_1782185621-AP26174019661970.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260107/original/053673600_1781571207-Preskon_Prancis-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455280/original/047575700_1766643618-000_88YV4YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303531/original/058987900_1782168483-AP26173793551298-Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7562358/original/065768500_1780339879-norwegia_swedia_uj_coba.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260724/original/073509600_1781647690-PRANCIS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482261/original/017449400_1769169646-Timnas_Yordania-Kelme.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263565/original/023523100_1781939886-1001454955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7734495/original/057372800_1780540375-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2913249/original/058240300_1568693252-KPK_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553289/original/016345400_1775927447-10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263141/original/078437000_1781860015-40277.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7764907/original/033996900_1780575064-Setyo_Budiyanto_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7608170/original/081399300_1780392986-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484519/original/011148400_1769437761-10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569573/original/014855300_1777446203-4.jpg)