Sukses

Uskup Surabaya Dimakamkan di Puhsarang

Liputan6.com, Kediri: Ribuan umat Katolik mengantarkan jenazah Uskup Surabaya Monsinyur Johanes Hadiwikarta Pr ke tempat peristirahatan terakhir, Selasa (16/12). Selesai misa arwah di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus di Surabaya, iring-iringan mobil membawa jenazah Monsinyur Hadiwikarta ke Kompleks Goa Maria Puhsarang, Kediri. Di sini, jenazah Romo yang ditahbiskan sebagai Uskup di Surabaya, 25 Juli 1994, dimakamkan di Mausoleum (makam) Puhsarang.

Di Kompleks Puhsarang, jenazah rohaniwan kelahiran Ambarawa, Jawa Tengah, 28 Maret 1944, diusung dalam peti dengan diiringi sejumlah pastor. Setelah berjalan sejauh satu kilometer, jenazah Monsinyur Hadiwikarta disemayamkan sejenak. Ribuan umat Katolik dengan khidmat mengikuti misa yang dipimpin Uskup Purwokerto Monsinyur Sunarko SJ. Prosesi pemakaman juga didampingi Uskup Emeretus Sorong-Manokwari Monsinyur Hadisumarto, Uskup Samarinda Monsinyur Sulul.

Sekadar informasi, Uskup Hadiwikarta termasuk satu dari enam rohaniwan yang dimakamkan di Mausoleum Puhsarang. Sebelumnya ada lima romo dan uskup yang dimakamkan di kawasan yang menjadi tempat ziarah umat Katolik itu. Mereka adalah mendiang Romo Marki, Monsinyur Dibyo Karyono, Romo Nelo, Monsinyur Emil, dan Monsinyur Johanes Closter.(TNA/Danang Sumirat)