Liputan6.com, Bojonegara: Presiden Megawati Soekarnoputri, Rabu (2/12) siang, meresmikan pemancangan tiang pertama proyek pembangunan Pelabuhan Internasional Bojonegara, Banten. Pelabuhan yang berjarak 116 kilometer dari Jakarta ini rencananya akan beroperasi pada tahun 2007.
Pelabuhan ini dirancang dapat menampung kapal-kapal peti kemas terbesar dalam dua puluh lima tahun mendatang. Melalui proyek ini juga pemerintah berharap investor luar negeri tertarik menanmkan modalnya di Indonesia. Pengembangan Pelabuhan Internasional Bojonegara ini akan berlangsung dalam tiga tahap dan tahap terakhir selesai pada 2025 [baca: Pembangunan Jembatan Suramadu Dipercepat].
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara yang turut dalam rombongan presiden mengatakan, saat pembangunan tahap pertama selesai pada 2010, Pelabuhan Bojonegara akan memiliki fasilitas dermaga petikemas sepanjang 300 meter dan 15 hektare lapangan kontainer. Pelabuhan ini juga akan memiliki 5.000 meter persegi gudang dan dua unit alat pemindah peti kemas. Sedangkan tahap pembangunan terakhir akan selesai pada 2025. Saat itu, pelabuhan akan memiliki lima buah terminal, termasuk terminal serba guna dan dermaga sepanjang tiga setengah kilometer.
Bersamaan dengan peresmian tersebut, puluhan mahasiswa dari Ikatan Keluarga Mahasiswa Bojonegara, berunjuk rasa. Mereka membentangkan spanduk dan berteriak meminta perhatian pemerintah pusat terhadap warga di sekitar pelabuhan yang tersisih dari pembangunan. Pengunjuk rasa juga meminta pembangunan melibatkan warga setempat karena akan membawa manfaat bagi pembangunan kawasan itu. Namun, demonstrasi itu tak mempengaruhi jalannya peresmian pelabuhan yang akan meringankan beban Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara. Soalnya, polisi menahan mereka untuk tak bergerak lebih jauh.
Sementara itu di Makassar, sepuluh wartawan berunjuk rasa di Kantor DPRD Sulawesi Selatan. Mereka menyerahkan nota protes kepada anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atas pengusiran wartawan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri dalam sebuah acara PDIP di Jakarta, kemarin [baca: Megawati Mengusir Wartawan].(YYT/Mikotoro dan Effendi Kassah)
Pelabuhan ini dirancang dapat menampung kapal-kapal peti kemas terbesar dalam dua puluh lima tahun mendatang. Melalui proyek ini juga pemerintah berharap investor luar negeri tertarik menanmkan modalnya di Indonesia. Pengembangan Pelabuhan Internasional Bojonegara ini akan berlangsung dalam tiga tahap dan tahap terakhir selesai pada 2025 [baca: Pembangunan Jembatan Suramadu Dipercepat].
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara yang turut dalam rombongan presiden mengatakan, saat pembangunan tahap pertama selesai pada 2010, Pelabuhan Bojonegara akan memiliki fasilitas dermaga petikemas sepanjang 300 meter dan 15 hektare lapangan kontainer. Pelabuhan ini juga akan memiliki 5.000 meter persegi gudang dan dua unit alat pemindah peti kemas. Sedangkan tahap pembangunan terakhir akan selesai pada 2025. Saat itu, pelabuhan akan memiliki lima buah terminal, termasuk terminal serba guna dan dermaga sepanjang tiga setengah kilometer.
Bersamaan dengan peresmian tersebut, puluhan mahasiswa dari Ikatan Keluarga Mahasiswa Bojonegara, berunjuk rasa. Mereka membentangkan spanduk dan berteriak meminta perhatian pemerintah pusat terhadap warga di sekitar pelabuhan yang tersisih dari pembangunan. Pengunjuk rasa juga meminta pembangunan melibatkan warga setempat karena akan membawa manfaat bagi pembangunan kawasan itu. Namun, demonstrasi itu tak mempengaruhi jalannya peresmian pelabuhan yang akan meringankan beban Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara. Soalnya, polisi menahan mereka untuk tak bergerak lebih jauh.
Sementara itu di Makassar, sepuluh wartawan berunjuk rasa di Kantor DPRD Sulawesi Selatan. Mereka menyerahkan nota protes kepada anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atas pengusiran wartawan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri dalam sebuah acara PDIP di Jakarta, kemarin [baca: Megawati Mengusir Wartawan].(YYT/Mikotoro dan Effendi Kassah)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375276/original/040735700_1792137600-cek_fakta_-_ustaz_wijayanto_-bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374518/original/013435400_1792054116-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T154739.817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374732/original/043919300_1792061733-Screenshot_2026-10-15_173215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)