Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI beserta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran dan KBRI Baku mengevakuasi 45 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran. Evakuasi ini dilakukan secara bertahap melalui tiga kloter pada 14 hingga 16 April 2026.
Diketahui, evakuasi dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Amerika Serikat, yang berdampak pada keamanan sipil dan terganggunya jalur penerbangan internasional. Situasi ini juga memengaruhi ribuan WNI di kawasan.
Merespons hal itu, Anggota Komisi I DPR RI, Farah Puteri Nahlia, menilai langkah evakuasi yang dilakukan pemerintah sudah tepat di tengah situasi yang terus berkembang. Menurut dia, dalam kondisi seperti ini hal paling penting adalah memastikan keselamatan warga.
Advertisement
“Kami mengapresiasi langkah dan koordinasi yang dilakukan pemerintah dalam proses evakuasi ini,” ujar Farah, Sabtu (18/4/2026).
Farah menambahkan, dinamika di lapangan, termasuk peningkatan aktivitas militer dan ketidakpastian ruang udara, membuat risiko bagi warga sipil menjadi semakin nyata.
“Kita melihat sendiri bagaimana kondisi di sana cepat sekali berubah. Akses keluar jadi terbatas, penerbangan terganggu. Dalam situasi seperti itu, tidak semua orang bisa pulang sendiri, jadi kehadiran negara memang sangat dibutuhkan,” tegas politis PAN ini.
Ratusan Masih Bertahan
Farah menyoroti, proses penanganan para WNI setelah tiba di Indonesia. Dirinya menilai koordinasi antara Kemlu dengan berbagai pihak berjalan cukup baik, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Sosial, Dinas Sosial DKI Jakarta, hingga perwakilan daerah asal seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Lampung, sehingga para WNI bisa langsung mendapatkan pendampingan.
“Ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap warga yang kembali dapat melanjutkan perjalanan dengan aman hingga tiba di daerah asalnya,” tutur Farah.
Namun begitu, Legislator dari Fraksi PAN ini mengingatkan tugas pemerintah belum selesai.
Berdasarkan data, masih terdapat ratusan WNI yang menetap di Iran, di mana mayoritasnya adalah mahasiswa di Kota Qom, serta para pekerja migran.
Advertisement
Kesiapsiagaan
Tak lupa, Farah mengingatkan akan pentingnya kesiapsiagaan seluruh perwakilan RI di kawasan Timur Tengah. Sebab kondisi kawasan yang dinamis menuntut setiap perwakilan memastikan rencana kontinjensi benar-benar siap dijalankan kapan pun diperlukan.
“Kita tentu perlu terus melanjutkan upaya ini. Masih terdapat ratusan WNI di Iran yang perlu dipantau kondisinya secara berkelanjutan. Yang paling penting, rencana kontijensi harus tetap terbuka dan siap dieksekusi kapan saja kalau situasi memburuk secara tiba-tiba,” dorongnya menutup.
Sebagai catatan, hingga pekan lalu, perwakilan RI telah memfasilitasi repatriasi mandiri bagi sedikitnya 2.284 WNI, belum termasuk jamaah umrah yang juga mengalami kendala kepulangan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558736/original/092335400_1776478487-177623438969df2f955d2d0_dji_mimo_20260414_190424_0_1776170717519_photo.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5319810/original/091948000_1755575616-1000526552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5188822/original/006176700_1744712084-image1__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782564/original/078010800_1782891228-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_14.17.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1679084/original/064714700_1502716829-20170814-Retno-Marsudi-CMS-GM5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4265567/original/088123200_1671429129-000_32L877L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301196/original/021525800_1784443024-WhatsApp_Image_2026-07-19_at_13.12.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5202958/original/056828100_1745912173-174591059168107b3fd7835_WhatsApp_Image_2025_04_29_at_13_58_36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4123094/original/000657600_1660444990-20220814_092338.jpg)