Saran JK untuk Jokowi Akhiri Polemik Ijazah: Tinggal Tunjukkan yang Asli, Selesai

Menurut JK, solusinya sederhana yaitu Jokowi tinggal menunjukkan ijazah asli ke publik.

Diterbitkan 08 April 2026, 15:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Jusuf Kalla usulkan Jokowi tunjukkan ijazah asli untuk akhiri polemik.
  • JK yakin Jokowi punya ijazah asli dan ini solusi sederhana.
  • Polemik berkepanjangan meresahkan masyarakat dan merugikan banyak pihak.

Liputan6.com, Jakarta - Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan solusi untuk menyelesaikan polemik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Menurut JK, solusinya sederhana yaitu Jokowi tinggal menunjukkan ijazah asli ke publik.

Pernyataan itu disampaikan JK setelah melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri. Laporan dilayangkan terkait tudingan yang menyebut JK mendanai Roy Suryo dkk di kasus ijazah Jokowi.

"Sebenarnya sederhana persoalannya, karena saya yakin Pak Jokowi bahwa punya ijazah asli. Ya sebenarnya kita stop lah ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya kan yang asli. Saya yakin itu, itu saja," kata dia di Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026).

Menurut dia, polemik sudah berlangsung terlalu lama berjalan dua hingga tiga tahun. Dampaknya disebut meresahkan dan merugikan banyak pihak.

"Ya sebenernya kasus ini kan sudah 2 tahun, 3 tahun. Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan pak Jokowi, merugikan semua, puluhan miliar uang habis untuk apakah itu pengacara, apakah itu seperti saya ini, waktu saya hilang, dilibatkan," ujar dia.

"Anda mungkin senang karena tiap malam ada berita kan, tapi kita waktu habis, biaya ongkosnya mahal, dan terjadi perpecahan di masyarakat. Pro kontra kan perpecahan, mati-matian di TV. Itu sifat nasional kita terganggu dengan cara itu," sambung dia.

Harap Polemik Ijazah Jokowi Segera Selesai

JK yakin Jokowi memahami dampak sosial tersebut. Dia berharap persoalan ini segera diakhiri.

"Saya yakin Pak Jokowi mengerti bagaimana kerugian sosial kita, masalah 2-3 tahun ini. Tinggal dikasih lihat, selesai. Tinggal dikasih lihat masyarakat saja selesai," ucap dia.

Dia menilai langkah itu lebih baik dibanding konflik berkepanjangan. JK berharap polemik ini bisa ditutup dalam waktu dekat.

"Saya yakin itu Pak Jokowi akan begitu karena daripada kita bersiteru, ada kelompok bersiteru bertahun-tahun, hilang waktu, hilang harkat sosial, hilang. Nah itu lah kita harapkan. Selesai lah bulan ini menunjukkan ijazah saya," ujar dia.

"Saya yakin dan pasti Pak Jokowi tidak menginginkan sebagaimana Presiden tidak menginginkan masyarakatnya pecah belah karena soal kecil ini," dia menandaskan.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6