Atap Boarding Lounge Terminal 3 Soekarno-Hatta Jebol saat Hujan Deras, Penumpang Panik Berlarian

Saat kejadian, area Gate 7 dipenuhi penumpang yang tengah menunggu proses boarding.

Diterbitkan 06 April 2026, 16:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Atap boarding lounge Terminal 3 Bandara Soetta jebol akibat hujan deras, picu kepanikan penumpang.
  • Petugas bandara segera tangani insiden, area dibersihkan, operasional kembali kondusif dalam 5 menit.
  • Bandara Soetta tingkatkan pengawasan fasilitas 24 jam dan imbau penumpang pantau jadwal penerbangan.

Liputan6.com, Tangerang- Sebuah video yang memperlihatkan atap area boarding lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta jebol saat hujan deras beredar luas di masyarakat. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/4/2026).

Dalam video yang diunggah akun @jakarta.terkini, terlihat atap di area boarding lounge Gate 7 membendung air hujan deras dari luar hingga tak mampu menahan beban. Atap tersebut kemudian jebol dan air tumpah deras secara tiba-tiba, membuat penumpang yang berada di lokasi panik dan berteriak.

Salah satu pemilik video, akun @r.grnda_, mengaku berada langsung di lokasi saat insiden terjadi. Dia menyebut peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 13.40 WIB di area Gate 7, ketika para penumpang termasuk dirinya yang hendak terbang ke Singapura sedang menunggu jadwal penerbangan.

"Kebetulan mau boarding ke Singapore pas nunggu di Gate 7," ujarnya.

Saat kejadian, area Gate 7 dipenuhi penumpang yang tengah menunggu proses boarding. Namun, suasana mendadak berubah panik ketika air tiba-tiba jatuh dari plafon yang jebol, membuat para penumpang yang berada di bawahnya langsung berlarian menyelamatkan diri.

"Lumayan bayak kak, alhamdulillah masih sempet pada lari," katanya.

Sudah Ditangani

Sementara itu, Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan mengatakan, gangguan pada atap tersebut hanya berlangsung singkat.

“Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit. Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan," katanya.

Yudis juga memastikan, saat ini area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar.

Personel bandara melakukan pengawasan selama 24 jam terhadap seluruh fasilitas, termasuk infrastruktur bangunan. Jika terdeteksi potensi gangguan, area sekitar akan segera disterilisasi dari penumpang dan pekerja guna meminimalkan risiko serta dampak yang mungkin terjadi.

Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa bandara diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi di bandara, serta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan adanya penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6