Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bercerita pernah mengirimkan anaknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Iftitah Sulaiman dan Ossy Dermawan menjadi pasukan perdamaian ke Lebanon pada November 2006. Ketika dikirim ke Lebanon, AHY dan Ossy berpangkat Lettu, sementara Iftitah berpangkat Kapten.
AHY, Iftitah dan Ossy tergabung menjadi Kontingen Indonesia pertama, Garuda XXIII/A yang mengemban misi perdamaian dari PBB. Saat ini, baik AHY, Ossy dan Iftitah menjadi anggota Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.
Genap 20 tahun kemudian, ketiga prajurit TNI yang dikirim SBY itu kini menjadi tokoh nasional. AHY menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Iftitah Sulaiman menjadi Menteri Transmigrasi dan Ossy menjabat sebagai Wakil Menteri ATR/BPN.
Advertisement
"Hingga tahun 2026 ini, sudah 19 kali kontingen kita bertugas di Libanon dengan masa penugasan rata-rata satu tahun. Mungkin, ini yang terlama dalam misi PBB yang diemban oleh pasukan Indonesia," kata SBY seperti dikutip dari akun X pribadinya, Senin (6/4/2026).
SBY mengungkapkan awal mula keterlibatan TNI sebagai pasukan perdamaian di Lebanon. Pengiriman pasukan tersebut merupakan inisiatif yang ia gagas saat masih menjabat sebagai Presiden.
"Ketika menjadi presiden Indonesia dulu, saya berinisiatif dan mengusulkan kepada PBB untuk mengirimkan satu batalion plus Indonesia sebagai bagian dari Pasukan Pemeliharaan Perdamaian PBB di Lebanon. Ini ada sejarahnya," ujar dia.
Sejarah Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
Pada Agustus 2006, pecah perang antara Israel dan Lebanon. Banyak korban jiwa berjatuhan, terutama di pihak Lebanon. Saat itu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) belum mengambil langkah efektif untuk menghentikan konflik tersebut.
Dalam situasi tersebut, SBY mengaku mengusulkan kepada Perdana Menteri Malaysia saat itu, Abdullah Badawi, agar segera menggelar pertemuan darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
"Ketika PM Malaysia Abdullah Badawi (Alm) berkunjung ke Jakarta, saya mengusulkan agar beliau, dalam kapasitasnya sebagai Chair of OIC (Organisasi Kerjasama Islam) untuk menggelar “emergency meeting” guna mendesak PBB untuk segera bertindak," jelas SBY.
Beberapa hari kemudian, PM Abdullah Badawi menggelar pertemuan darurat OKI di Kuala Lumpur. Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pemimpin negara, termasuk Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Perdana Menteri Turkiye Recep Tayyip Erdogan, serta Perdana Menteri Lebanon Fouad Siniora.
Dalam forum itu, SBY menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengirim satu batalion pasukan yang diperkuat guna menjadi bagian dari misi penjaga perdamaian di perbatasan Israel-Lebanon.
"Dalam pertemuan itu pula, saya menyampaikan Indonesia siap untuk mengirimkan pasukan satu batalion diperkuat sebagai bagian dari “peacekeeping mission” di perbatasan Israel dan Lebanon. Artinya, setelah terjadi “ceasefire” atas usaha dari PBB, Indonesia siap mengawasi pelaksanaan gencatan senjata tersebut," jelas SBY.
Advertisement
Pengadaan Kendaraan Tempur Dukung Misi di Lebanon
SBY juga mengenang proses cepat pengadaan kendaraan tempur untuk mendukung misi tersebut. Karena saat itu kendaraan tempur Anoa belum siap digunakan, ia langsung menghubungi Presiden Prancis Jacques Chirac untuk pembelian kendaraan tempur VAB.
Menurut SBY, penggunaan skema government to government (G to G) membuat proses pengadaan alutsista berjalan lebih cepat.
"Saya masih ingat, karena dipersyaratkan penggunaan kendaraan tempur mekanis dan Anoa kita belum siap, segera saya menelepon Presiden Prancis Jacques Chirac, dengan tujuan Indonesia ingin membeli kendaraan tempur VAB buatan Perancis untuk segera bisa dikirim ke Lebanon. Alhamdulillah, Prancis bersedia dan bahkan proses pengirimannya berlangsung secara cepat karena dalam pengadaan alutsista tersebut saya menggunakan format G to G (government to government). Memang waktu itu kita tidak melibatkan pihak swasta," imbuhnya.
Menutup ceritanya, SBY berpesan kepada TNI yang pasukan perdamaian di Lebanon untuk tetap semangat dan gigih menjalankan tugas. Dia juga mendoakan keselamatan para pejuang perdamaian tersebut sekaligus mengingatkan untuk menjaga diri karena keluarga menunggu di Tanah Air.
"Sebagai seorang sesepuh dan senior TNI, saya sampaikan kepada para prajurit Kontingen Garuda XXIII/S yang masih berada di Libanon untuk tetap bersemangat dalam mengemban tugas mulia. Do your best dan jaga diri baik-baik. Keluarga yang mencintai kalian menunggu kehadiran kembali di Tanah Air," sambungnya menandasi.
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Tugas
Sebagai informasi, tiga prajurit TNI gugur saat bertugas sebagai prajurit perdamaian PBB di Libanon. Mereka terkena serangan dari Israel yang tengah berperang dengan Hizbullah.
Berikut identitas tiga prajurit TNI yang gugur:
1. Praka Farizal Rhomadhon
2. Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar
3. Sertu Muhammad Nur Ichwan
Selain tiga TNI yang gugur, ada lima anggota yang mengalami luka-luka. Yakni:
1. Praka Rico Pramudia
2. Praka Bayu Prakoso
3. Praka Arif Kurniawan
4. Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5143694/original/079839900_1740549746-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143694/original/079839900_1740549746-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143796/original/061454000_1740553846-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__26_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143793/original/048379300_1740553792-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__30_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7513600/original/077726100_1780285828-Megawati_Gandeng_Prabowo.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4950221/original/041644900_1727007579-20240922-SBy_Melukis-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566666/original/009737400_1777209485-WhatsApp_Image_2026-04-26_at_20.05.40.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555888/original/056026300_1776222879-1001129269.jpg)