Pesan Prabowo dari Seoul tentang Arah Kemitraan Indonesia dan Korea Selatan

Kunjungan kenegaraan Prabowo Subianto ke Korsel menegaskan upaya memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia sekaligus mendorong kerja sama berbagai bidang.

Diterbitkan 01 April 2026, 15:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo perkuat kemitraan strategis Indonesia-Korsel dalam kunjungan kenegaraan.
  • Prabowo ajak Korsel bekerja sama menjaga stabilitas dan perdamaian global.
  • Kedua negara memiliki potensi saling melengkapi di industri, sains, teknologi, dan SDA.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kunjungan kenegaraannya ke Korea Selatan (Korsel) untuk memperkuat kemitraan strategis antar dua negara yang sudah terjalin lama. 

Dia juga mengajak Korea Selatan bekerja sama menjaga stabilitas dan perdamaian di tengah ketidakpastian global.

Hal ini disampaikan Prabowo saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Seoul, Rabu (1/4/2026).

"Bagi saya, kunjungan kenegaraan pertama ini sangat penting. Saya menganggap Korea sebagai sahabat dekat Indonesia dan saya ingin meningkatkan kerja sama ini," tutur Prabowo dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Rabu (1/4/2026).

Dia juga menyoroti bahwa hubungan jangka panjang antarnegara tidak terlepas dari dinamika, termasuk potensi perbedaan pandangan. Kendati begitu, keterbukaan dan kejujuran menjadi kunci dalam menjaga hubungan yang konstruktif.

Prabowo menekankan bahwa Indonesia dan Republik Korea memiliki kepentingan bersama yang kuat, khususnya sebagai negara di kawasan Pasifik dan sebagai negara dengan orientasi perdagangan. Menurut dia, kedua negara memiliki potensi saling melengkapi dalam berbagai sektor strategis.

"Kita berdua adalah negara di Pasifik. Kita berdua adalah negara perdagangan. Kita membutuhkan hubungan yang baik untuk kesejahteraan ekonomi kedua negara kita, dan mungkin kita memiliki peran yang saling melengkapi," ungkap dia.

 

Menjaga Stabilitas

Lebih lanjut, Prabowo menilai kemajuan pesat Republik Korea di bidang industri, sains, dan teknologi dapat bersinergi dengan kekuatan Indonesia yang memiliki sumber daya alam melimpah serta pasar yang besar.

Selain aspek ekonomi, dia juga menekankan pentingnya kerja sama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian, terutama di tengah ketidakpastian global yang meningkat.

"Kunjungan kenegaraan saya ke sini berlangsung di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan bahaya. Oleh karena itu, hubungan antarnegara seperti Indonesia dan Republik Korea menjadi semakin penting,” jelas Prabowo.

Dalam konteks tersebut, Prabowo menyampaikan harapannya untuk meningkatkan hubungan kemitraan strategis khusus antara Indonesia dan Republik Korea menjadi kemitraan yang lebih komprehensif. Dia pun mendorong agar para menteri dari kedua negara segera bekerja untuk merealisasikan peningkatan kerja sama tersebut.

"Marilah kita meminta para menteri kita untuk berupaya mewujudkan peran yang lebih tinggi ini," kata Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6