Libur Lebaran dan Cuti Bersama Idulfitri, Seluruh RSUD di Kota Tangerang Tetap Beroperasi 24 Jam

Selama libur atau cuti bersama Hari Raya Idulfitri, pelayanan kesehatan mulai dari Puskesmas sampai RSUD di Kota Tangerang beroperasi 24 jam penuh.

Diterbitkan 19 Maret 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Selama libur atau cuti bersama Hari Raya Idulfitri, Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan apabila pelayanan kesehatan mulai dari Puskesmas sampai RSUD di wilayahnya, masih membuka pelayanan 24 jam.

"Kami memastikan pemerintah tetap hadir untuk masyarakat, meskipun dalam masa libur nasional maupun libur Lebaran," ujar Sachrudin saat mendampingi Gubernur Banten Andra Soni beserta Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni melakukan peninjauan ke sejumlah RSUD kota Tangerang, Kamis (19/03/2026).

Dia yang juga ditemani oleh Ketua TP PKK kota Tangerang Masturoh berharap agar masyarakat yang memerlukan bantuan medis selama libur lebaran tidak perlu khawatir, karena Pemkot Tangerang telah menyiagakan fasilitas kesehatan secara maksimal.

"Terdapat dua RSUD, yakni RSUD Kota Tangerang dan RSUD Benda, yang tetap membuka layanan. Selain itu, 19 Puskesmas juga beroperasi selama 24 jam untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah terdekat," ucap Sachrudin.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi atas kesiapan jajaran RSUD dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dia menegaskan layanan kebutuhan dasar, khususnya di sektor kesehatan, harus tetap siaga dan tidak boleh terhenti.

"Hasil tinjauan sejauh ini Alhamdulillah menunjukkan kesiapan yang sangat baik. Bahkan, banyak unit layanan yang tetap beroperasi selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat," jelas Andra Soni.

Sebagaj informasi, kunjungan bersama ini menjadi wujud nyata sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang dalam menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat selama merayakan Hari Raya Idulfitri.

Wali Kota berharap, dengan kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan, masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan rasa aman, nyaman, dan tenang.

 

Pemprov DKI Gelar Car Free Night Saat Malam Takbiran, Ada Pawai Obor hingga Festival Bedug

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyelenggarakan Car Free Night di Jalan MH Thamrin hingga Jalan Sudirman, pada malam takbiran, Jumat 20 Maret 2026. Car Free Night akan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Mengusung tema 'Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain', rangkaian acara untuk memeriahkan Car Free Night disiapkan untuk menghidupkan malam takbiran di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan sekitarnya.

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan ada Rampak Bedug, Festival 1.000 Bedug, pawai obor 5.000 peserta, hingga atraksi visual seperti dancing fountain, lighting show, laser show, dan flying LED show. Nuansa religius juga akan terasa melalui tausiyah oleh Ustadz Akri serta penampilan spesial Hadad Alwi.

"Saya sudah menyetujui untuk kegiatan malam itu mulai pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB, kita akan mengadakan acara yang disebut dengan Car Free Night," ujar Pramono di Jakarta, dikutip Kamis (19/3/2026).

Ia menyampaikan, program ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari inovasi 'Mudik ke Jakarta', yang mengajak masyarakat merayakan Idulfitri dengan suasana ibu kota yang lebih terbuka, hangat, dan inklusif.

 

Akan Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Lebih lanjut, menurut Pramono, guna mendukung kelancaran acara, Pemprov DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan pembatasan ketat kendaraan pribadi di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi kegiatan.

Kebijakan ini, kata dia, diambil guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung selama acara berlangsung.

"Tidak diizinkan kendaraan pribadi untuk masuk, tetapi Transjakarta tetap beroperasi sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas dan menikmati acara," jelas Pramono.

Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh warga untuk dapat meramaikan malam takbiran dengan tertib dan penuh kebersamaan. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga ruang untuk memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman Jakarta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6