Liputan6.com, Jakarta Piring makan adalah perlengkapan yang paling sering hadir di meja setiap rumah, tetapi banyak orang belum benar-benar memperhatikan ukurannya. Padahal, ukuran piring makan turut menentukan tampilan hidangan, kenyamanan bersantap, sekaligus porsi makanan yang kita konsumsi.
Secara umum, piring makan utama atau dinner plate memiliki diameter paling besar dibanding piring lainnya. Mengetahui ukuran piring makan yang tepat akan memudahkan kita memilih perlengkapan meja yang sesuai, baik untuk kebutuhan harian maupun jamuan formal.
Dari berbagai panduan peralatan makan yang dihimpun redaksi, piring makan utama umumnya berdiameter 25 hingga 30 sentimeter, sementara rentang 25 sampai 27 sentimeter menjadi yang paling banyak dipakai sehari-hari. Rentang inilah yang kerap dijadikan acuan standar ketika seseorang hendak membeli satu set peralatan makan baru.
Advertisement
Mengenal Ukuran Piring Makan dan Standarnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4763468/original/051327600_1709700006-IMG_1505.jpeg)
Ukuran piring makan merujuk pada diameter atau garis tengah permukaan piring yang diukur lurus dari satu sisi tepi ke sisi tepi lainnya. Piring makan utama, yang dalam istilah internasional disebut dinner plate, merupakan piring paling besar di antara piring standar dan berfungsi menyajikan hidangan utama berupa karbohidrat, protein, serta sayuran secara lengkap.
Tidak ada satu angka baku yang berlaku di seluruh dunia, tetapi mayoritas piring makan berada pada kisaran 25 hingga 30 sentimeter. Ukuran piring makan sekitar 25 sentimeter atau setara 10 inci dinilai paling serbaguna karena masih muat di rak dapur standar dan mesin pencuci piring, sekaligus cukup luas untuk porsi yang seimbang.
Menariknya, piring makan tidak selalu sebesar sekarang. Pada awal abad ke-20, rata-rata diameter piring makan hanya sekitar 9 inci, lalu membengkak hingga sekitar 12 inci menjelang akhir abad tersebut, dan pergeseran ini kerap dikaitkan dengan meningkatnya kebiasaan makan berlebih.
Ukuran yang terstandar juga memudahkan penataan makanan sekaligus pengaturan porsi. Melansir laman Cleveland Clinic, piring yang dianggap menyehatkan jantung dimulai dari piring standar berukuran sembilan inci.
Advertisement
Ragam Ukuran Piring Makan Berdasarkan Jenisnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5190716/original/071796900_1744880159-Makanan_seimbang.jpg)
Piring hadir dalam beragam jenis yang masing-masing punya ukuran dan fungsi berbeda. Memahami ragam ini penting agar penyajian terlihat rapi dan sesuai dengan tata cara di meja makan.
Dalam penataan meja formal, dikenal beberapa jenis piring mulai dari piring hias hingga piring roti, yang seluruhnya memiliki dimensi tersendiri. Berikut ragam ukuran piring makan berdasarkan jenis dan fungsinya.
- Piring makan utama (dinner plate): 25-30 cm (10-12 inci). Inilah piring paling umum dan wajib ada di setiap rumah, digunakan untuk menyajikan hidangan utama berupa nasi, lauk, dan sayuran dalam satu sajian.
- Piring hias atau alas (charger plate): 30-36 cm (12-14 inci). Ukurannya paling besar, tetapi tidak dipakai langsung untuk makan. Fungsinya sebagai alas dekoratif di bawah piring utama pada penataan meja formal.
- Piring sup (soup plate): 20-24 cm (8-9 inci). Bentuknya cekung dengan pinggiran lebar sehingga cocok untuk hidangan berkuah tanpa mudah tumpah, dan biasanya lebih kecil dari piring makan utama.
- Piring salad (salad plate): 18-23 cm (7-9 inci). Digunakan untuk menyajikan salad atau hidangan pendamping, umumnya memiliki tepian sedikit melengkung agar saus tidak meluber.
- Piring hidangan pembuka (appetizer plate): 17-20 cm (7-8 inci). Ukurannya ringkas karena hanya menampung porsi kecil sebelum menu utama, seperti potongan keju atau salad ringan.
- Piring pencuci mulut (dessert plate): 15-20 cm (6-8 inci). Khusus untuk menyajikan kue, pai, atau buah, sering hadir dengan desain yang lebih dekoratif.
- Piring roti (bread and butter plate): 15-18 cm (6-7 inci). Jenis paling mungil yang diletakkan di sisi kiri atas piring utama, dikhususkan untuk sepotong roti dan sedikit mentega.
Pemahaman terhadap ragam ukuran ini akan sangat berguna, terutama saat Anda menghadiri jamuan resmi. Untuk melengkapi wawasan, ada baiknya menyimak pula etika makan di restoran agar tampil lebih percaya diri di meja makan.
Ukuran Piring Makan dalam Inci dan Sentimeter serta Perbedaan Antarnegara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5504539/original/015105500_1771241297-close-up-delicious-thai-salad-plate-with-chopsticks.jpg)
Karena banyak produk peralatan makan memakai satuan inci, penting memahami konversinya ke sentimeter. Patokan dasarnya sederhana, yaitu 1 inci setara dengan 2,54 sentimeter, sehingga Anda tinggal mengalikan angka inci dengan 2,54 untuk mendapat nilai sentimeter. Jika ingin memahami lebih dalam, simak cara menghitung 1 inci berapa cm yang bisa diterapkan pada pengukuran apa pun.
Dengan rumus itu, ukuran piring makan menjadi mudah dibaca. Piring 6 inci setara 15,2 cm, 7 inci sekitar 17,8 cm, 9 inci sekitar 22,9 cm, 10 inci sekitar 25,4 cm, sedangkan 12 inci setara 30,5 cm. Konversi ini membantu Anda mencocokkan spesifikasi produk impor dengan ukuran yang biasa dipakai di Indonesia.
Ukuran piring makan juga dipengaruhi kebiasaan bersantap tiap wilayah. Di Amerika Serikat, piring makan cenderung lebih besar pada kisaran 10 hingga 12 inci sebagai cerminan porsi yang lebih banyak, sementara di Eropa dan Asia rata-rata sedikit lebih kecil, yakni 9 hingga 10 inci, karena perbedaan tradisi makan. Karena itu, saat berbelanja lintas negara, label "piring salad" atau "piring makan" dari satu merek bisa berbeda dimensi dengan merek lainnya.
Agar tidak keliru, ukurlah piring dengan meletakkannya mendatar, lalu tarik meteran lurus melintasi bagian terlebar, termasuk hingga tepi hiasannya. Cara pengukuran yang konsisten ini memastikan angka yang Anda dapatkan benar-benar mencerminkan ukuran piring makan sesungguhnya.
Advertisement
Pengaruh Ukuran Piring Makan terhadap Porsi dan Pola Makan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5268972/original/042486000_1751305311-Makan_nasi_ayam-min.jpg)
Memilih ukuran piring bukan sekadar soal estetika, melainkan juga memengaruhi cara otak kita menakar porsi. Fenomena ini dikenal sebagai ilusi Delboeuf, yaitu kesalahan persepsi ukuran saat sebuah lingkaran dikelilingi lingkaran lain yang lebih besar. Mengacu pada riset yang dimuat jurnal Journal of Consumer Research, Koert Van Ittersum dan Brian Wansink menuliskan bahwa hasil dari lima studi menunjukkan bahwa ilusi Delboeuf yang kerap terabaikan dapat menjelaskan bagaimana ukuran peralatan makan menciptakan dua bias yang berlawanan, yaitu membuat orang menyajikan terlalu banyak makanan pada piring besar dan terlalu sedikit pada piring kecil.
Efek ini terasa nyata pada asupan sehari-hari. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengganti piring berdiameter 12 inci dengan piring 10 inci dapat menekan jumlah makanan yang disajikan hingga sekitar 22 persen, tanpa membuat seseorang merasa kekurangan. Porsi yang sama akan tampak lebih penuh dan memuaskan ketika diletakkan di atas piring yang lebih kecil.
Karena alasan itu pula, ukuran piring makan yang lebih ringkas kerap direkomendasikan untuk mengelola porsi. Merujuk The Nutrition Source dari Harvard, salah satu strategi makan penuh kesadaran adalah menggunakan piring makan yang tidak lebih besar dari 9 inci dan cukup mengisinya satu kali. Mengutip sebuah studi terkontrol yang dipublikasikan di pangkalan data ilmiah National Center for Biotechnology Information (NCBI), piring dengan desain pengontrol porsi terbukti menghasilkan porsi yang dipilih sendiri lebih kecil dibanding piring makan biasa.
Ukuran piring juga menjadi alat bantu menakar gizi seimbang. Berdasarkan panduan MyPlate dari USDA, separuh piring sebaiknya diisi buah dan sayur, seperempat protein, dan seperempat biji-bijian atau karbohidrat. Prinsip serupa juga diterapkan di Indonesia. Sebagaimana disampaikan Kementerian Kesehatan melalui konsep Isi Piringku, setengah bagian piring diisi sayur dan buah, sedangkan setengah lainnya untuk makanan pokok dan lauk pauk, sekaligus menekankan pembatasan gula, garam, dan lemak.
Ahli gizi menilai kebiasaan kecil ini berdampak besar. Sharon Palmer, ahli diet terdaftar sekaligus penulis buku The Plant-Powered Diet, dikutip dari Headspace menyatakan bahwa menyajikan porsi makanan yang wajar ke atas piring sebaiknya yang berukuran lebih kecil. Bagi Anda yang ingin menata pola makan, tak ada salahnya melengkapi langkah ini dengan tips diet sehat yang aman dan berkelanjutan
Tips Memilih Ukuran Piring Makan Sesuai Kebutuhan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4629133/original/012622500_1698661622-lily-banse--YHSwy6uqvk-unsplash.jpg)
Memilih ukuran piring makan sebaiknya disesuaikan dengan gaya hidup, jenis hidangan, dan ruang penyimpanan yang tersedia. Dengan begitu, piring tidak hanya cantik dipandang, tetapi juga fungsional untuk pemakaian sehari-hari.
Selain dimensi, faktor material seperti keramik, porselen, hingga melamin juga menentukan ketahanan piring dalam jangka panjang. Berikut beberapa tips yang bisa menjadi acuan.
- Sesuaikan dengan jenis dan porsi hidangan. Pilih piring 10 inci untuk hidangan utama sehari-hari, dan piring kecil 6-8 inci untuk kudapan atau pencuci mulut agar penyajian proporsional.
- Perhitungkan ruang penyimpanan. Piring 10 inci umumnya lebih mudah masuk ke rak dan mesin pencuci piring. Jika ruang terbatas, hindari piring 12 inci yang memakan tempat. Menata rak piring yang rapi juga membantu menjaga koleksi tetap awet.
- Pilih ukuran lebih kecil untuk kontrol porsi. Bila sedang menjaga berat badan, piring 9-10 inci membantu menghadirkan ilusi porsi penuh sehingga Anda merasa cukup dengan makanan yang lebih sedikit.
- Perhatikan bahan piring. Porselen tahan panas dan elegan, melamin ringan serta antipecah untuk keluarga dengan anak kecil, sedangkan stoneware kokoh dan bergaya rustic. Pilihan keramik dapur yang tepat bisa menyelaraskan piring dengan tema ruangan.
- Sesuaikan dengan jenis acara. Untuk makan harian, satu set piring 10 inci sudah memadai; sedangkan jamuan formal memerlukan piring 11-12 inci demi ruang penataan yang lebih artistik.
- Pertimbangkan warna piring. Warna piring yang kontras dengan makanan membantu mata menakar porsi lebih akurat, sementara warna netral seperti putih tetap aman untuk segala hidangan.
- Utamakan label aman pangan. Pastikan piring berlabel food grade dan bebas BPA, terutama untuk melamin, serta cek keterangan aman microwave dan dishwasher.
Baca juga: Mengenal Piring sebagai Bagian dari Kerajinan Keramik
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ukuran Piring Makan Standar
Berapa ukuran piring makan standar?
Ukuran piring makan utama standar umumnya berdiameter 25 hingga 30 sentimeter atau setara 10 hingga 12 inci. Ukuran 25 sentimeter (10 inci) paling banyak dipakai karena serbaguna untuk hidangan utama harian dan tetap muat di rak dapur maupun mesin pencuci piring.
10 inci piring makan berapa cm?
Piring makan berukuran 10 inci setara dengan sekitar 25,4 sentimeter. Angka ini diperoleh dari rumus dasar konversi, yaitu mengalikan nilai inci dengan 2,54, sehingga mudah diterapkan untuk ukuran piring lain seperti 9 inci yang setara 22,9 cm.
Ukuran piring apa yang cocok untuk diet?
Untuk mendukung program diet atau kontrol porsi, piring makan berukuran 9 hingga 10 inci umumnya dianjurkan. Ukuran yang lebih ringkas membuat porsi terlihat lebih penuh, sehingga membantu Anda merasa puas dengan jumlah makanan yang lebih sedikit tanpa merasa kekurangan.
Pada akhirnya, memilih ukuran piring makan yang tepat adalah perpaduan antara fungsi, kenyamanan, dan kesadaran akan porsi. Dengan memahami dimensi tiap jenis piring, konversi ukurannya, serta pengaruhnya terhadap pola makan, Anda bisa menata meja yang tidak hanya menarik dipandang, tetapi juga mendukung kebiasaan makan yang lebih sehat bagi seluruh keluarga.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295395/original/091017000_1783928444-tkD0wdkKZkdSpp5MDeJhTsOMtPBFiONn2toJHmJc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3202507/original/071215900_1596847894-AP20220691523830.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618472/original/047612700_1782607192-000_B8JU4KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287291/original/083160400_1783207895-063_2284678786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299067/original/052484900_1784191879-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256851/original/004151200_1670703759-7_AP22344709351178.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299482/original/065812300_1784259465-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297796/original/002584500_1784106935-didier.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299317/original/088764800_1784212809-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297046/original/098584500_1784067058-Spain_s_Mikel_Oyarzabal__left__celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300004/original/015093400_1784283318-000_C2EH69E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4246766/original/006828700_1669910509-AP22335568653043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300272/original/005761600_1784344104-Gemini_Generated_Image_kp5rumkp5rumkp5r.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300260/original/053695900_1784343982-hl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295352/original/042704300_1783927239-zSZggstOkG15rPLQAhDti1x7uYzYYq4VV34w7dOz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299724/original/035129500_1784272358-34f9b84c-b122-46d1-8f9b-9ecb466cb2a6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260016/original/033445700_1781530758-Pemupukan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299767/original/060154100_1784273853-berlaiku.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299756/original/057946800_1784273681-9709280029221663662.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299942/original/025703200_1784280289-hl.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299776/original/082510600_1784274037-23bf4aac-a5ee-4769-b65e-7bbb30227591.jpg)