Cara Menghemat Penggunaan Gas LPG di Rumah, Trik Irit yang Terbukti Ampuh

Cara menghemat penggunaan gas LPG di rumah lewat teknik memasak, perawatan kompor, dan kebiasaan dapur agar tabung lebih awet serta hemat biaya.

Diterbitkan 17 Juli 2026, 13:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Cara menghemat penggunaan gas LPG di rumah bertumpu pada tiga hal utama, yakni teknik memasak, perawatan alat dan kebiasaan di dapur. Ketiganya bisa langsung dipraktikkan tanpa perlu alat mahal.

Inti penghematan ada pada api yang terkontrol, wadah yang tepat, serta persiapan sebelum kompor menyala. Dengan langkah sederhana, satu tabung elpiji bisa bertahan jauh lebih lama.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 82,78 persen rumah tangga Indonesia mengandalkan elpiji sebagai bahan bakar memasak pada 2021. Karena itu, cara menghemat penggunaan gas LPG di rumah bukan sekadar urusan dapur, melainkan bagian dari efisiensi energi berskala nasional.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (17/7/2026).

Cara Menghemat Penggunaan Gas LPG di Rumah lewat Teknik Memasak

Teknik memasak adalah fondasi utama dari cara menghemat penggunaan gas LPG di rumah. Sebagian besar pemborosan justru terjadi saat kompor menyala tetapi panasnya tidak sepenuhnya terpakai untuk mematangkan makanan. Beberapa trik menghemat tabung gas bahkan membuat satu tabung bertahan lebih lama dari biasanya.

  1. Kecilkan api setelah mendidih: Begitu air atau kuah mencapai titik didih, turunkan ke api kecil karena tambahan panas hanya menguapkan cairan tanpa mempercepat kematangan. Langkah ini dapat memangkas konsumsi bahan bakar hingga 25 persen.

  2. Manfaatkan panci presto: Tekanan uap di dalam panci presto mematangkan makanan jauh lebih cepat, terutama daging dan kacang-kacangan. Cara memasak hemat gas ini bisa mempercepat proses hingga lebih dari 50 persen dibanding merebus secara terbuka.

  3. Selalu tutup panci: Menutup panci memerangkap uap dan panas sehingga suhu di dalam lebih stabil dan makanan matang lebih cepat. Kebiasaan kecil ini langsung mengurangi durasi kompor menyala.

  4. Gunakan air secukupnya: Air berlebih butuh waktu lebih lama untuk mendidih dan menguap sehingga gas ikut terbuang. Takar air sesuai kebutuhan, terlebih saat merebus atau mengukus.

  5. Matikan kompor sebelum matang sempurna: Panas sisa pada panci masih cukup untuk menyelesaikan proses beberapa menit terakhir. Teknik ini terlihat pada metode memasak 5-30-7 untuk melunakkan daging.

Baca juga: Kumpulan resep masakan irit gas untuk kebutuhan sehari-hari.

Memilih dan Merawat Peralatan Dapur agar Konsumsi Gas Makin Irit

Peralatan yang tepat membuat panas kompor terserap maksimal oleh masakan, bukan terbuang ke udara. Inilah bagian dari cara menghemat penggunaan gas LPG di rumah yang paling sering terlewat, padahal pengaruhnya besar terhadap keawetan tabung. Menjaga nyala api kompor tetap biru menjadi indikator paling mudah untuk menilai efisiensi.

  1. Jaga nyala api tetap biru: Api biru menandakan pembakaran sempurna dan panas maksimal, sedangkan api kuning atau oranye pertanda burner kotor dan boros. Rutin membersihkan kompor gas agar api biru kembali normal membantu menjaga efisiensi.

  2. Pakai tungku kecil bila memungkinkan: Tungku kecil memakai bahan bakar 6 hingga 10 persen lebih sedikit dibanding tungku besar pada tinggi api yang sama. Gunakan untuk masakan yang tidak butuh panas tinggi.

  3. Pilih wadah lebar berdasar rata: Wadah lebar membuat api terkonsentrasi pada permukaan panci sehingga panas tidak menjalar ke sisi luar. Dasar yang rata juga mempercepat perpindahan panas.

  4. Bersihkan kerak di dasar panci: Lapisan kerak setebal satu milimeter saja pada dasar panci bisa menaikkan konsumsi bahan bakar hingga 10 persen. Pastikan alat masak selalu bersih dan kering.

  5. Periksa kebocoran selang dan regulator: Kebocoran kecil membuat gas terbuang percuma sekaligus berbahaya. Cek sambungan dengan air sabun; bila muncul gelembung, atasi segera seperti panduan cara mengatasi gas bocor pada tabung.

  6. Gunakan kompor dan aksesori ber-SNI: Kompor berlabel efisiensi tinggi dengan tingkat efisiensi termal sekitar 68 persen dapat menghemat hingga 15 persen gas. Pastikan pula regulator dan selang ber-SNI agar aman sekaligus hemat.

Mengacu pada riset yang dipublikasikan di ScienceDirect, penggunaan LPG secara efisien membuat jumlah bahan bakar yang sama bertahan lebih lama atau bahkan bisa memasak lebih banyak makanan.

Baca juga: Cara mengatasi kompor gas api kecil agar dapur kembali optimal.

Kebiasaan Sederhana di Dapur untuk Menekan Konsumsi Elpiji

Selain teknik dan alat, kebiasaan harian ikut menentukan seberapa boros elpiji terpakai. Menerapkan kebiasaan kecil secara konsisten adalah cara menghemat penggunaan gas LPG di rumah yang hasilnya paling terasa dalam jangka panjang.

  1. Siapkan semua bahan sebelum menyalakan kompor: Menyalakan kompor lalu sibuk mencari bahan membuat api menyala sia-sia. Potong, cuci, dan takar bahan lebih dulu agar tidak ada panas yang terbuang.

  2. Rendam beras, kacang, dan biji-bijian: Merendam bahan sebelum dimasak mempersingkat waktu masak karena air sudah meresap. Merendam kacang arab semalaman, misalnya, terbukti memangkas kebutuhan bahan bakar sekitar 22 persen.

  3. Cairkan makanan beku terlebih dahulu: Memasak langsung dari freezer memaksa kompor bekerja lebih lama untuk mencairkannya. Biarkan bahan mencapai suhu ruang sebelum dimasak.

  4. Keringkan wadah sebelum dipakai: Panci atau wajan yang basah menghabiskan gas ekstra hanya untuk menguapkan air. Lap kering permukaannya sebelum diletakkan di atas api.

  5. Masak sekaligus dalam jumlah cukup: Memasak beberapa porsi sekaligus atau batch cooking mengurangi frekuensi menyalakan kompor. Pendekatan ini juga dipakai pada berbagai ide jualan yang tidak boros gas LPG.

  6. Potong bahan lebih kecil: Potongan yang lebih kecil matang lebih cepat sehingga gas yang terpakai lebih sedikit. Trik ini cocok untuk sayuran keras dan daging.

Baca juga: Ciri-ciri gas mau habis yang perlu dikenali sejak dini.

Alternatif Peralatan untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gas LPG

Menghemat gas juga bisa dilakukan dengan mengalihkan sebagian tugas memasak ke alat lain. Beberapa peralatan berikut membantu mengurangi frekuensi pemakaian tabung tanpa mengorbankan kenyamanan di dapur.

  • Kompor induksi: Efisiensi energi kompor induksi bisa mencapai 90 persen, jauh di atas kompor gas yang sekitar 55 persen. Sejumlah keuntungan kompor listrik induksi mencakup panas merata dan minim risiko kebocoran.

  • Teko listrik: Merebus air untuk teh atau kopi lebih hemat memakai teko listrik dibanding menyalakan kompor gas. Alat ini cocok untuk kebutuhan air panas harian.

  • Rice cooker dan magic com: Menanak nasi dan menghangatkan makanan bisa sepenuhnya beralih ke alat listrik ini. Banyak model kini tersedia dalam versi hemat daya.

  • Slow cooker: Alat ini memasak dengan suhu rendah dalam waktu lama, ideal untuk sup dan semur tanpa perlu mengawasi kompor terus-menerus.

  • Microwave: Memanaskan makanan jauh lebih cepat dengan microwave ketimbang menyalakan gas. Ini mengurangi pemborosan untuk sekadar menghangatkan.

  • Air fryer: Menggoreng dan memanggang dengan sedikit atau tanpa minyak sekaligus melepaskan ketergantungan pada tabung. Alat ini banyak dipakai di dapur tanpa kompor gas.

  • Jaringan gas bumi (jargas): Di wilayah yang sudah terlayani, jaringan gas bumi lebih hemat dibanding LPG dan mengalir tanpa perlu isi ulang tabung.

Baca juga: Deretan peralatan rumah tangga hemat listrik untuk keluarga.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menghemat Gas LPG

Berapa lama gas LPG 3 kg bertahan untuk kebutuhan rumah tangga?

Untuk rumah tangga kecil dengan pemakaian normal, tabung LPG 3 kg umumnya bertahan sekitar 4 hingga 6 hari, meski bisa lebih lama bila kebiasaan memasak lebih hemat. Angka ini sangat bergantung pada intensitas memasak dan besar kecilnya api yang digunakan setiap hari.

Apakah memasak dengan api kecil selalu lebih hemat gas?

Tidak selalu, karena api yang terlalu kecil justru memperpanjang waktu masak sehingga total gas yang terpakai bisa lebih banyak. Kuncinya adalah memakai api yang pas dengan ukuran panci, lalu mengecilkannya setelah masakan mulai mendidih.

Apakah panci presto benar-benar menghemat gas LPG?

Ya, panci presto termasuk alat paling efektif karena tekanan uap mempercepat proses memasak hingga lebih dari setengah waktu normal. Semakin singkat waktu memasak, semakin sedikit pula gas yang dikonsumsi, terutama untuk bahan yang butuh waktu lama seperti daging.

Pada akhirnya, cara menghemat penggunaan gas LPG di rumah adalah perpaduan teknik memasak yang cermat, alat yang terawat dan kebiasaan yang disiplin. 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6