Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi memiliki Produsen Bahan Acuan (PBA) isolat Staphylococcus aureus yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). PBA ini menjadi yang pertama di Indonesia dan diharapkan mampu memperkuat keakuratan pengujian laboratorium dalam mendukung jaminan mutu produk perikanan agar semakin berdaya saing.
Bahan acuan berfungsi sebagai standar pembanding dalam proses pengujian laboratorium. Dengan standar yang telah terverifikasi, hasil uji mikrobiologi pada produk perikanan dapat diperoleh secara lebih akurat, konsisten, serta dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting baik untuk kebutuhan pengujian di dalam negeri maupun dalam memenuhi berbagai persyaratan pasar internasional.
Isolat Staphylococcus aureus sendiri menjadi salah satu parameter mikrobiologi yang paling sering dipersyaratkan dalam standar produk pangan. Parameter ini terutama penting pada produk pangan olahan maupun produk siap konsumsi.
Advertisement
Bakteri tersebut diketahui mampu menghasilkan enterotoksin yang bersifat tahan panas. Artinya, bakteri tetap berpotensi berbahaya meskipun produk telah melalui proses pemasakan.
Perkuat Standar Produk Perikanan Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526067/original/005319900_1773110548-e1c11a6f-b5d4-4233-a294-9bc51c6c62f4.jpeg)
Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud, mengatakan Pengembangan Bahan Acuan tersebut merupakan bagian dari upaya KKP untuk memperkuat standar produk berdaya saing dalam mendukung pemenuhan persyaratan pasar global produk perikanan.
“Pengembangan Bahan Acuan ini memastikan hasil pengujian laboratorium tertelusur dan sesuai standar, sehingga produk perikanan Indonesia semakin terjamin dan berdaya saing,” kata Machmud di Jakarta, Senin (9/3).
Ia menambahkan, keberadaan bahan acuan tersebut meningkatkan keandalan laboratorium pengujian serta mendukung kepercayaan pasar global terhadap produk perikanan Indonesia.
Kepala Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) selaku Produsen Bahan Acuan, Rahmadi Sunoko, menyampaikan bahwa bahan acuan Staphylococcus aureus yang dikembangkan telah melalui proses yang cukup ketat.
“Proses pengembangan memastikan kemurnian, homogenitas, dan stabilitas bahan acuan, sehingga membantu laboratorium menjaga konsistensi hasil uji, khususnya dalam pengujian cemaran mikroba pada produk perikanan,” ujar Rahmadi.
Menurutnya, bahan acuan tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh laboratorium internal KKP, tetapi juga dapat digunakan oleh laboratorium mitra, sekaligus memperkuat kemandirian nasional dalam penyediaan bahan acuan berstandar internasional.
Bahan acuan produksi BBP3KP telah memenuhi standar ISO 17034:2016 serta standar ISO 33403:2024 dan ISO 33405:2024. Bahan ini digunakan untuk berbagai kebutuhan teknis laboratorium, mulai dari verifikasi dan validasi metode uji, uji banding antar laboratorium, hingga uji profisiensi.
Sebelumya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmen KKP untuk menjaga mutu dan keamanan produk perikanan dari hulu hingga hilir melalui penguatan sistem jaminan mutu yang terintegrasi sebagai bagian dari peningkatan daya saing produk perikanan Indonesia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526066/original/060494800_1773110547-e2864584-d015-4bd2-8a6b-9dd19a927c8e.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8313764/original/031731400_1782181047-1000356339.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258710/original/055113200_1781404499-acdc9b8f-1f93-465d-9c8e-92b30bff7383.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908026/original/033540000_1780738629-LZP_7492.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7779696/original/064342700_1780592261-1000339025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7031809/original/057648900_1779806408-Beasiswa_pendidikan_bagi_anak_korban_bencana_Sumatera-26_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6960479/original/076080900_1779726324-1001291107.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6615312/original/063957200_1779447767-cek_fakta_-_bantuan_ikan_air_tawar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566375/original/024985600_1777178530-Nelayan-26_April_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571625/original/080906600_1777654960-1000306375.jpg)