Awali Kunjungan, Kasatgas Tito Salat Subuh Bersama Warga dan Serahkan Bantuan di Aceh Timur

Kasatgas Tito awali kunjungan di Aceh Timur dengan salat Subuh berjamaah dan penyaluran bantuan. Pemerintah pastikan pemulihan pascabencana terus berjalan.

Diterbitkan 20 Februari 2026, 12:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kasatgas PRR Tito Karnavian kunjungi Aceh Timur tinjau rekonstruksi pascabencana.
  • Tito salurkan bantuan Kemendagri dan bahas progres penanganan bencana di Aceh.
  • Pemerintah berkomitmen penuh pulihkan Aceh Timur dan daerah terdampak lainnya.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Timur, Jumat (20/2/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengecek sekaligus meninjau progres rekonstruksi pascabencana di wilayah tersebut.

Mengawali agenda, Tito melaksanakan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Darussalihin, Aceh Timur. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan antara pemerintah dan warga.

Pada kesempatan itu, Tito juga menyalurkan bantuan kemasyarakatan dari Kementerian Dalam Negeri kepada masyarakat terdampak. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky serta perwakilan warga setempat.

Pemerintah Tekankan Komitmen Pemulihan Pascabencana

Dalam sambutannya, Tito menjelaskan progres terkini penanganan pascabencana di Sumatera. “Di Aceh, dari 18 kabupaten/kota yang terdampak, kami melihat perlu atensi mulai dari Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya,” ujar Tito.

Tito merinci, pada umumnya daerah-daerah di Aceh mengalami dampak bencana yang beragam. Dampak tersebut meliputi rusaknya infrastruktur, endapan lumpur, terhambatnya aliran irigasi, hingga putusnya akses jalan. Berbagai persoalan tersebut terus diupayakan penanganannya oleh pemerintah bersama para pihak terkait.

Ia menekankan bahwa negara hadir dan akan terus mengupayakan pemulihan secara optimal pascabencana, termasuk di Aceh Timur. Selain itu, para pihak juga terus bekerja keras agar proses pemulihan berlangsung cepat sehingga masyarakat dapat bangkit dan kembali hidup normal.

“Dan sekali lagi, Aceh Timur adalah salah satu daerah yang menjadi perhatian kita. Itulah yang menunjukkan [bahwa negara hadir untuk pemulihan pascabencana],” tandasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6