Sahroni Kembali Jabat Wakil Ketua Komisi III DPR: Semoga jadi Lebih ke Depannya

Ahmad Sahroni dilantik kembali menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Diterbitkan 19 Februari 2026, 12:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ahmad Sahroni kembali dilantik sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
  • Ia menggantikan Rusdi Masse Mappasessu berdasarkan surat Fraksi Nasdem.
  • Sahroni berterima kasih pada MKD atas hukuman pernyataan 'tolol' sebelumnya.

Liputan6.com, Jakarta - Ahmad Sahroni dilantik kembali menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI menggantikan Rusdi Masse Mappasessu.

Sahroni menyampaikan terima kasih pada MKD DPR yang telah memberikan hukuman atas pernyataannya 'tolol'. Ia berharap menjadi politikus lebih baik lagi ke depan.

"Terima kasih untuk pimpinan MKD yang telah menyidangkan saya dan mudah-mudahan saya menjadi lebih baik ke depannya," kata Sahroni usai dilantik pada Kamis (19/2/2026).

Diketahui, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin Rapat Pelantikan Pimpinan Komisi III DPR RI, Kamis (19/2/2026). Rapat tersebut melantik kembali Ahmad Sahroni menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI, menggantikan Rusdi Masse Mappasessu.

"Yang semula sodara Rusdi Masse Mappasessu A24 digantikan Ahmad Sahroni A38. Ahmad Sahroni akan ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menggantikan Rusdi Masse," kata Dasco.

Dasco menyebut pergantian tetsebut tertuang dalam surat yang dikirimkan oleh pimpinan Fraksi Nasdem dengan nomor FNasdem107/DPR RI/ii/2026 tanggal 12 Februari 2026.

 

Pergantian Pimpinan Komisi III DPR

Dasco lantas meminta persetujuan para anggota Komisi III perihal pergantian pimpinan Komisi III DPR RI.

"Untuk itu kami sebagai pimpinan rapat akan menanyakan kepada anggota komisi III DPR RI apakah Ahmad Sahroni dapat disetujui untuk ditetapkan sebagai wakil ketua komisi III DPR RI?" tanya Dasco.

"Setuju," jawab anggota kemudian palu diketuk.

Diketahui, Sahroni sempat dicopot dari kurai pimpinan Komisi III buntut pernyataannya yang menyebut pihak yang mau membubarkan DPR bodoh. Pernyataan itu berujung aksi besar dan pencopotan dirinya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6