Ivan Trigana Dicopot dari Dirut JakLingko, Diganti Roy Rahendra

Ivan Trigana resmi diberhentikan pada 5 Januari 2026.

Diterbitkan 13 Februari 2026, 21:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI mencopot Dirut JakLingko Ivan Tigana, akan audit internal.
  • JakLingko menyatakan pencopotan Ivan adalah penyegaran organisasi.
  • Roy Rahendra, akuntan berpengalaman, ditunjuk sebagai Dirut baru JakLingko.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mencopot Ivan R Tigana dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut) PT JakLingko Indonesia. Ivan resmi diberhentikan pada 5 Januari 2026.

Pramono menyebut juga akan melakukan audit internal manajemen JakLingko buntut banyaknya kasus pengemudi moda transportasi itu yang berkendara secara ugal-ugalan.

“Nanti saya audit, saya audit. Lah wong kemarin saya sudah copot dirutnya,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026).

Sementara itu, Corporate Affairs Manager PT JakLingko Indonesia Danish Anisa menyatakan, pemberhentian Ivan tidak terkait dengan insiden ugal-ugalan sopir JakLingko yang kerap dikeluhkan masyarakat.

“Kami pastikan tidak terkait kecelakaan angkot ya. Penggantian direksi merupakan bentuk penyegaran organisasi dan bagian dari tata kelola perusahaan untuk meningkatkan kinerja perusahaan,” kata Danish.

Digantikan Roy Rahendra

Berdasarkan keputusan para Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT JakLingko Indonesia tentang perubahan susunan direksi, maka per 5 Januari 2026 posisi Ivan digantikan oleh Roy Rahendra.

Dilihat Liputan6.com pada laman resmi PT JakLingko Indonesia, Roy Rahendra memiliki pengalaman lebih dari 27 tahun sebagai akuntan, termasuk 15 tahun mengelola dan melaksanakan program kerja sama internasional, baik bilateral maupun multilateral, melalui berbagai lembaga internasional.

Dia tercatat pernah terlibat sebagai National Program Manager untuk Partnership for Market Readiness (PMR) pada United Nations Development Program (UNDP), Chief Technical Adviser REDD (UNDP), Ketua Knowledge Management Working Group pada Program REDD+, hingga pernah menjabat sebagai Project Manajement Advisor pada Asian Development Bank (ADB).

Roy menyelesaikan gelar Master of Commerce dari University of New South Wales (UNSW) Sydney Australia pada 2000-2001. Dia juga pernah ditunjuk menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Korporasi PT MRT Jakarta pada 20 April 2020 hingga April 2025.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6