Edukasi Mitigasi Kebencanaan Berbasis Geologi Diperkuat

Edukasi mitigasi kebencanaan berbasis geologi pada masyarakat diperkuat melalui Munas IAGEO UPNVY.

Diterbitkan 01 Februari 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • IAGEO UPNVY memperkuat edukasi mitigasi kebencanaan berbasis geologi.
  • Munas VII menetapkan arah strategis kepengurusan 2025-2029 dan AD/ART.
  • Alumni berkomitmen berkontribusi pada masyarakat dan almamater melalui keilmuan geologi.

Liputan6.com, Jakarta - Edukasi mitigasi kebencanaan berbasis geologi pada masyarakat diperkuat. Penguatan ini melalui Musyawarah Nasional Ikatan Alumni Geologi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (IAGEO UPNVY), Sabtu (31/1).

"Komitmen IAGEO untuk berkontribusi kepada masyarakat melalui edukasi dan mitigasi kebencanaan berbasis keilmuan geologi," kata mantan Ketua IAGEO, Astri Dyah Wijayanti, dalam keterangan diterima, Minggu (1/2).

Hal tersebut diungkap Astri dalam Munas VII yang digelar di Jakarta. Munas tersebut sebagai forum tertinggi organisasi alumni untuk menetapkan arah strategis kepengurusan periode 2025–2029.

Munas VII IAGEO UPNVY membahas penguatan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta konsolidasi kepengurusan hasil Pemilu IAGEO. Kegiatan ini memiliki tingkat partisipasi mencapai 96 persen keterwakilan angkatan.

Sebanyak 104 peserta hadir secara langsung mewakili 48 angkatan, sementara tiga angkatan lainnya mengikuti secara daring, dari total 53 angkatan yang tercatat dalam keanggotaan IAGEO. Seluruh unsur organisasi sesuai AD/ART turut terlibat aktif, mulai dari pengurus pusat, dewan penasihat, pengurus daerah dan cabang, hingga wakil angkatan.

"Soliditas kepanitiaan Munas IAGEO menjadi cerminan harapan bagi kepengurusan ke depan, sekaligus menekankan pentingnya peran aktif wakil angkatan sebagai motor organisasi," kata Astri.

 

 

Mitigasi Kebencanaan

Sementara itu, dosen Geologi Sutarto menegaskan bahwa pelaksanaan Munas IAGEO memiliki peran strategis. Terutama, dalam memperkuat sinergi antara alumni dan perguruan tinggi dalam kerangka program Kampus Berdampak.

"Khususnya melalui kontribusi keilmuan alumni geologi dalam pengelolaan sumber daya air, mitigasi kebencanaan, serta dukungan terhadap pengembangan fasilitas pendidikan lapangan, guna mendorong dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," kata Sutarto.

Ketua terpilih IAGEO periode 2025–2029, Ida Bagus Ari Kresnawan, menyampaikan Munas VII IAGI UPN tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi. Tetapi, momentum strategis untuk meneguhkan arah baru kepengurusan yang berlandaskan persatuan dan kontribusi berkelanjutan.

"Dengan memperkuat peran alumni dalam mendukung almamater sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat," kata Ida Bagus.

Pendiri IAGEO, C Danisworo, menyatakan Munas VII Ikatan Alumni Teknik Geologi UPN Veteran Yogyakarta merupakan forum strategis. Terutama, untuk memperkuat jati diri organisasi alumni sebagai komunitas keilmuan yang solid dan berdampak.

"Melalui penyempurnaan AD/ART serta penguatan kontribusi alumni dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengabdian kebumian kepada masyarakat, dan pengamalan nilai bela negara yang berlandaskan semangat Widya Mwat Yasa," kata Danisworo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6