Perkuat Program MBG, Ahli Sebut Pentingnya Pasokan Pangan Lokal Terukur dan Tepat Sasaran

Integrasi program MBG atau Makan Bergizi Gratis dengan potensi pangan lokal dan inisiatif strategis pemerintah.

Diterbitkan 01 Februari 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Integrasi MBG dengan pangan lokal dan Peternakan Ayam Merah Putih krusial untuk keberlanjutan fiskal dan ekonomi daerah.
  • MBG berpotensi besar penuhi gizi nasional dan berdayakan masyarakat lokal, namun perlu evaluasi implementasi.
  • MBG adalah intervensi gizi penting untuk cegah stunting dan tingkatkan kualitas SDM, sasarannya meluas.

Liputan6.com, Jakarta - Integrasi program MBG atau Makan Bergizi Gratis dengan potensi pangan lokal dan inisiatif strategis pemerintah seperti, Peternakan Ayam Merah Putih dari Kementerian Pertanian (Kementan)merupakan langkah krusial untuk menjamin keberlanjutan fiskal MBG.

Tidak sampai di sana, integrasi ini sekaligus mampu menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Hal itu seperti disampaikan Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin. Dia memberikan masukan terkait implementasi MBG yang sudah berjalan 1 tahun.

"Dengan mengandalkan rantai pasok dari peternakan rakyat dan komoditas pangan lokal, program ini tidak hanya memastikan pemenuhan standar gizi nasional, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal secara inklusif dan bertahap melalui sinergi kebijakan yang lebih efisien," ujar Wijayanto melalui keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).

"Menurut saya MBG ini suatu ide yang revolusioner, meski dalam tataran implementasi masih perlu evaluasi," sambung dia.

Selain itu, Wijayanto juga melihat MBG mampu mendorong ekonomi nasional. Namun menurutnya perlu kajian lebih lanjut untuk mengetahui potensi dampak maksimal dari program MBG ini kedepannya.

Dia menyebut, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang lebih mudah diakses, segar, dan harganya relatif stabil akan menjamin keberlanjutan jalannya program ini.

"Apabila implementasi di tingkat lokal mampu dilakukan secara masif, terukur, dan tertarget, tingkat kesuksesan program untuk mencapai hasil yang diinginkan bisa lebih terpenuhi," papar Wijayanto.

 

MBG sebagai Intervensi Spesifik Pemenuhan Gizi

Dari sisi pemenuhan nutrisinya, Analis Kebjiakan Ahli Muda, Kementerian Kesehatan Agus Triwinarto melihat potensi pemanfaatan pangan lokal untuk pemenuhan pasokan harian MBG akan menjamin keberlangsungan program.

"Dengan peningkatan keragaman pangan lokal, dan penjaminan keamanan pangan dan makanan higienis, MBG yang diberikan memang akan sesuai dengan kecukupan gizi," kata Agus.

Dia mengatakan, kombinasi antara implementasi pengawasan keamanan pangan, higienitas, keragaman pangan lokal yang bernutrisi, juga ketepatan sasaran program diyakini akan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

"Desain program MBG yang telah menyasar 55,1 juta penerima manfaat setiap hari memang merupakan upaya intervensi pemerintah untuk memenuhi gizi masyarakat," ucap Agus.

"Guna mewujudkan generasi emas Indonesia 2045, sekaligus menurunkan prevalensi stunting, sasaran diperluas dari yang awalnya siswa sekolah, ke ibu hamil, menyusui, dan bayi di bawah dua tahun," sambung dia.

 

Upaya Cegah Stunting

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Gizi Kementerian Kesehatan, Yuni Zahraini menyampaikan, untuk intervensi spesifik, utamanya dalam upaya mencegah stunting dan masalah gizi lainnya, ada tiga sasaran pokok yaitu, remaja putri, ibu hamil, dan balita.

"Harapannya melalui MBG ini, intervensi gizinya akan menggantikan satu kali porsi makan yang berkualitas. Didukung dengan MBG yang kaya protein hewani, program intervensi gizi ini bisa saling melengkapi," terang dia.

Yuni menilai, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada keberanian pemerintah untuk melakukan evaluasi tata kelola hingga di tingkat implementasi.

"Harapannya program ini tidak sekadar pemenuhan janji politik Presiden, namun juga menjadi program unggulan yang berdampak untuk membangun generasi emas Indonesia 2045 mendatang," tutup dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6