Penjelasan Menteri Haji soal Jumlah Personel TNI-Polri jadi Petugas Haji Naik 2 Kali Lipat

Menteri Haji menyebut tahun lalu hanya 75 orang personel TNI dan Polri yang terlibat sebagai petugas haji.

Diterbitkan 21 Januari 2026, 16:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Jumlah personel TNI-Polri PPIH 2026 naik dua kali lipat menjadi 183 orang.
  • Mereka bertugas di perlindungan jemaah, pelayanan lansia, dan konsumsi haji.
  • Kenaikan ini karena kedisiplinan dan dedikasi tinggi personel TNI-Polri.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, mengungkapkan, sebanyak 183 personel TNI-Polri yang menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun ini. Jumlah tersebut naik dua kali lipat daripada tahun 2025

"TNI-Polri hari ini kita ada 183 orang. Tahun kemarin ada 75, berarti ada kenaikan hampir 100 persen lebih," ujar Gus Irfan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

Saat ini, ratusan personel tersebut sedang mengikuti diklat PPIH di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. TNI dan Polri yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi 2026 akan mendapat penugasan antara lain di bidang linjam (perlindungan jemaah) dan lainnya.

"Tetapi juga ada beberapa pos lain yang kita tempatkan teman-teman dari TNI-Polri juga. Misalkan pelayanan lansia, kemudian pelayanan konsumsi, juga ada semuanya. Karena kita ingin bahwa teman-teman TNI-Polri ada di beberapa layanan bisa terwakili semuanya," ujarnya.

Puji Kedisiplinan dan Dedikasi TNI Polri

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak menyebutkan ada kelebihan personel TNI-Polri menjadi petugas haji yakni, memiliki kedisiplinan, dedikasi dan pelayanan tinggi pada jemaah haji. Untuk itu, ia mengapresiasi personel TNI-Polri.

"Tingkat kedisiplinannya, tingkat dedikasinya, tingkat pelayanan ke jemaah itu tinggi rata-rata. Nah itulah kenapa sebagai bentuk apresiasi kami terhadap para prajurit TNI, Polri yang selama ini banyak membantu tugas-tugas perhajian, itu kami menambah jumlah petugas dari TNI dan Polri," kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6