Langkah Sederhana Masyarakat Hemat Gunakan Air yang Bisa Dicoba di Rumah

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat, Enviromental Protection Agency (EPA) memberikan panduan praktis menghemat air yang membantu menekan polusi dan penggunaan energi.

Diterbitkan 21 Januari 2026, 15:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • EPA mendorong konservasi air harian untuk mengurangi pemborosan dan dampak lingkungan.
  • Menghemat air mengurangi kebutuhan energi dan bahan kimia untuk pengolahan air.
  • Tips praktis mencakup kamar mandi, dapur, dan area luar rumah untuk efisiensi air.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat, Environmental Protection Agency (EPA) dalam laman resminya www.epa.gov mengeluarkan panduan praktis untuk mendorong masyarakat menerapkan konservasi air dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah-langkah sederhana berikut dinilai penting untuk mengurangi pemborosan air sekaligus menekankan dampak negatif terhadap lingkungan.

Dengan itu, menurut EPA pengurangan penggunaan air tidak hanya menghemat sumber daya alam tetapi juga mengurangi kebutuhan pemompaan dan pengolahan air yang melibatkan energi dan bahan kimia.

Berikut tips menghemat air yang bisa dilakukan di rumah, berdasarkan area penggunaannya dihimpun Liputan6.com dari laman resmi www.epa.gov, Rabu (21/1/2026):

1. Di Kamar Mandi

  • Pasang penahan air toilet atau botol plastik di dalam tangki toilet Anda.
  • Pasang kepala pancuran hemat air (2,5 galon atau kurang per menit).
  • Mandi dengan pancuran singkat dan gunakan air yang lebih sedikit saat berendam.
  • Saat membeli toilet baru, belilah model hemat air (1,6 galon atau kurang per siraman).
  • Periksa kebocoran pada toilet Anda dengan meneteskan sedikit pewarna makanan ke dalam tangki dan perhatikan apakah pewarna tersebut bocor ke dalam mangkuk toilet.
  • Matikan air saat menyikat gigi dan bercukur

2. Di Dapur dan Ruang Cuci

  • Buatlah kompos dari sisa makanan Anda daripada menggunakan alat penghancur sampah di wastafel.
  • Simpan satu galon air minum di lemari es daripada terus-menerus menggunakan keran untuk mendapatkan air dingin.
  • Jalankan mesin cuci Anda dengan muatan pakaian penuh. Cuci dengan air hangat, bukan air panas, bilas dengan air dingin, bukan air hangat. Cuci dengan air dingin jika memungkinkan. (Jika memungkinkan) jemur cucian Anda hingga kering.

Tips Selanjutnya

3. Di Luar Rumah

  • Pasang sistem irigasi tetes untuk tanaman berharga.
  • Gunakan tanaman dan rumput yang tahan kekeringan untuk lansekap dan kurangi area yang ditutupi rumput.
  • Potong rumput Anda setidaknya setinggi tiga inci untuk menaungi akarnya, sehingga lebih tahan terhadap kekeringan; jaga agar mesin pemotong rumput Anda tetap tajam untuk mendapatkan rumput yang paling sehat.
  • Usahakan untuk menyiram hanya pada malam hari atau pagi buta untuk meminimalkan penguapan.
  • Jika Anda menggunakan perkerasan berpori (kerikil adalah contoh yang baik) alih-alih aspal untuk jalan masuk dan jalan setapak, air hujan dapat mengisi kembali cadangan air tanah alih-alih mengalir dan berkontribusi pada erosi.
  • Gunakan sapu, bukan selang, untuk membersihkan jalan masuk atau trotoar Anda.
  • Kurangi frekuensi mencuci mobil Anda atau cucilah di tempat pencucian mobil yang membersihkan dan mendaur ulang airnya. Jika Anda mencuci mobil di rumah, gunakan ember berisi air sabun daripada menggunakan selang air. Gunakan nozzle pegas pada selang air. 

Langkah-langkahh ini, menurut EPA dapat menndorong masyarakat lebih sadar akan penggunaan air yang efisien dan membantu mengurangi dampak lingkungan yang akan ditimbulkan dari aktivitas sehari-hari

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6