Libur Nataru, 324.208 Kendaraan Kembali ke Jabotabek hingga Sabtu Pagi 3 Januari 2026

Sebanyak 324.208 kendaraan kembali ke Jabotabek pada Hari H hingga H+1 periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) atau pada Kamis 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB sampai dengan Sabtu 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB.

Diterbitkan 04 Januari 2026, 00:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan sebanyak 324.208 kendaraan kembali ke wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) pada Hari H hingga H+1 periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) atau pada Kamis 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB sampai dengan Sabtu 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB.

"Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung). Total volume lalin ini naik 16,24 persen jika dibandingkan lalin normal (278.918 kendaraan)," ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, melansir Antara, Minggu (4/1/2025).

Dia menyebut, untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 147.817 kendaraan (45,59 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 90.590 kendaraan (27,94 persen) dari arah Barat (Merak) dan 85.801 kendaraan (26,46 persen) dari arah Selatan (Puncak).

"Lalu lintas (lalin) kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 71.614 kendaraan, meningkat sebesar 29,60 persen dari lalin normal," papar Rivan.

Dia mengatakan, untuk lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 76.203 kendaraan, meningkat sebesar 32,17 persen dari lalin normal.

"Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 147.817 kendaraan, meningkat sebesar 30,91 persen dari lalin normal," terang Rivan.

 

Arus Lalin Selanjutnya

Rivan melanjutkan, lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 90.590 kendaraan, lebih rendah 8,28 persen dari lalin normal.

Sementara itu, lanjut dia, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 85.801 kendaraan, meningkat sebesar 27,62 persen dari lalin normal.

"Jasa Marga juga mencatat 2.638.186 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada 16 hari periode libur Nataru 2025/2026 yaitu mulai Kamis 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan Sabtu 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB di empat Gerbang Tol (GT) Utama meningkat 11,49 persen dari lalin normal (2.366.223 kendaraan) atau 90,5 persen telah melintas dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan," kata dia.

"Pada periode yang sama, untuk kendaraan kembali menuju wilayah Jabotabek tercatat 2.472.184 kendaraan atau naik sebesar 8,01 persen dari lalin normal (2.288.928 kendaraan) atau 86 persen telah melintas dari proyeksi 2,8 juta kendaraan," tutup Rivan.

 

Jasa Marga: Puncak Arus Balik Nataru Diprediksi Terjadi pada Minggu 4 Januari 2026

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi, puncak arus balik menuju wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) dalam rangka libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) akan jatuh pada Minggu, 4 Januari 2026.

Prediksi tersebut merujuk pada berakhirnya masa libur panjang dan kembalinya aktivitas normal masyarakat.

Direktur Utama (Dirut) Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan, pihaknya telah menyiagakan langkah antisipatif untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan pada puncak arus balik.

"Jasa Marga memprediksi puncak arus kembali ke wilayah Jabotabek akan terjadi pada akhir pekan ini, yakni Minggu 4 Januari 2025. Untuk itu, kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif," ujar Rivan dalam keterangan tertulis, Sabtu 3 Januari 2025.

Menurut Rivan, Jasa Marga juga melakukan koordinasi intensif dengan Kepolisian dan mendukung rencana rekayasa lalu lintas yang diperlukan. Ada pun, kata dia, pergerakan kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.

Berdasarkan data Jasa Marga, lanjut Rivan, tercatat ada sebanyak 324.208 kendaraan yang telah kembali ke wilayah Jabotabek pada periode Kamis, 1 Januari hingga Sabtu, 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB.

"Angka ini merupakan akumulasi dari empat Gerbang Tol (GT) Utama (Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama, dan Kalihurip Utama) yang mencatatkan kenaikan sebesar 16,24 persen dibandingkan lalu lintas normal (278.918 kendaraan)," ucap dia.

Rivan merinci, berdasarkan rekapitulasi 16 hari masa libur Nataru, yakni18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, Jasa Marga mencatat total 2.638.186 kendaraan telah meninggalkan Jabotabek. Angka tersebut setara dengan 90,5 persen dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan.

"Sedangkan jumlah kendaraan yang sudah masuk kembali ke wilayah Jabotabek pada periode yang sama mencapai 2.472.184 kendaraan. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada sekitar 14,0 persen kendaraan atau bagian dari proyeksi 2,8 juta kendaraan yang diprediksi akan memadati ruas tol pada puncak arus balik esok hari," papar dia.

Lebih lanjut, Rivan mengimbau pengguna jalan untuk mengatur jadwal perjalanan secara cermat dan memanfaatkan waktu di luar jam-jam sibuk. Jasa Marga juga menekankan beberapa poin penting bagi pengendara, seperti kesiapan fisik hingga kendaraan dalam kondisi prima.

"Gunakan waktu beristirahat secukupnya di rest area dan pastikan kecukupan BBM dan pastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol," jelas Rivan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6