Kerja Keras Menembus Kampung Terisolasi di Aceh Demi Bantuan Tepat Sasaran

Petugas melakukan banyak cara agar kampung-kampung terisolasi di Aceh tetap bisa mendapatkan bantuan pascabanjir bandang.

Diterbitkan 26 Desember 2025, 12:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemerintah salurkan bantuan logistik ke korban bencana di Sumatra.
  • Petugas gunakan motor trail untuk jangkau wilayah sulit di Aceh Tengah.
  • Presiden Prabowo arahkan percepatan penanganan bencana dan kewaspadaan.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah terus bergerak cepat memastikan bantuan logistik menjangkau seluruh korban bencana di wilayah Sumatra, khususnya di daerah yang sulit diakses seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah. Petugas gabungan dikerahkan untuk menembus wilayah terisolasi dengan menggunakan armada sepeda motor trail.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara masif melalui jalur darat maupun udara. Namun, kondisi geografis yang menantang serta infrastruktur yang rusak membuat petugas di lapangan harus melakukan upaya ekstra agar bantuan sampai ke masyarakat.

"Di beberapa wilayah, seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah, para petugas, khususnya Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta relawan, harus menggunakan sepeda motor trail untuk mendistribusikan bahan makanan, BBM, LPG, dan kebutuhan lainnya," jelas Pratikno dikutip dari siaran pers, Jumat (26/12/2025).

Penggunaan sepeda motor trail dinilai efektif untuk menembus jalur sempit, berlumpur, dan berbukit yang belum dapat dilalui kendaraan roda empat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi logistik tetap berjalan meski akses belum sepenuhnya pulih.

Masyarakat Diminta Tetap Waspada, Hujan Masih Turun

Lebih lanjut, Pratikno menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kementerian dan lembaga dalam penanganan bencana.

"Arahan Bapak Presiden kepada seluruh jajaran kementerian dan lembaga sangat jelas, yakni terus bekerja tanpa henti dan mengerahkan seluruh sumber daya nasional untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga kehidupan masyarakat kembali pulih," katanya.

Di sisi lain, Pratikno mengimbau masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk tetap waspada. Pasalnya, hujan diperkirakan masih akan turun dalam beberapa hari ke depan meski dengan intensitas rendah.

"Untuk warga Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, diharapkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dinamis. BMKG memperkirakan hujan masih akan turun sepekan ke depan dengan intensitas ringan," tutur Pratikno.New

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6