Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Kembali Hijaukan Kawasan Hulu Sungai Cisadane

Penanaman pohon di Hulu Cisadane melibatkan mahasiswa dan warga, menjadi aksi konkret untuk melindungi lingkungan, mencegah banjir, dan memperkuat ketahanan ekosistem wilayah hulu.

Diterbitkan 23 Desember 2025, 13:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Penanaman pohon di hulu Cisadane pulihkan ekosistem dan lindungi wilayah Bogor.
  • Menteri KLH tegaskan lingkungan prioritas utama pembangunan berkelanjutan.
  • Mahasiswa dan warga aktif dukung penghijauan mitigasi bencana.

Liputan6.com, Jakarta - Kegiatan penanaman pohon dilakukan di kawasan hulu Sungai Cisadane, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari aksi kolektif untuk memulihkan ekosistem wilayah tersebut. 

Kegiatan penanaman pohon yang melibatkan mahasiswa dan warga setempat ini menegaskan komitmen kolektif dalam menjaga kawasan hulu sungai sebagai 'paru-paru' lingkungan wilayah Bogor, sekaligus wilayah strategis untuk melindungi masyarakat dari hulu hingga hilir.

Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq bersama mahasiswa dan masyarakat menegaskan pentingnya penyelamatan ekosistem hulu untuk menjaga keselamatan wilayah dari hulu hingga hilir.

Keberlanjutan lingkungan ditegaskan sebagai dasar pembangunan, karena ketidaktepatan dalam menempatkan prioritas antara ekonomi dan lingkungan dapat menimbulkan masalah besar di kemudian hari. 

"Mari kita jadikan lingkungan sebagai panglima. Jika ekonomi didorong ke depan sementara lingkungan diletakkan di belakang, maka biaya yang harus kita tanggung akan jauh lebih mahal," kata Menteri Hanif dikutip Liputan6.com dari laman resmi Kementerian Lingkungan Hidup Jakarta www.lingkunganhidup.jakarta.go.id, Selasa (23/12/2025). 

Dia menyebut, lkomitmen menjaga lingkungan dinilai harus dilaksanakan secara konsisten agar pembangunan ekonomi dapat berjalan berkelanjutan.

"Kita benar-benar harus mengedepankan lingkungan. Tanpa lingkungan yang sehat, ekonomi yang kita bangun akan sia-sia begitu saja," terang Hanif.

Peran Mahasiswa dan Warga dalam Penghijauan Hulu Cisadane

Bagi kalangan mahasiswa, kegiatan penanaman pohon ini menjadi wujud penerapan pengetahuan akademik ke dalam aksi nyata di lapangan. 

Keterlibatan generasi muda dinilai penting karena kawasan hulu Cisadane berperan menjaga keseimbangan air serta mengurangi risiko banjir di wilayah sekitarnya

Duta Kampus IUQI Bogor, Arjuna Pratama menilai, kegiatan menanam pohon sebagai bentuk kepedulian langsung terhadap lingkungan. Menurutnya, langkah sederhana tersebut merupakan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam.

"Kegiatan menanam seperti ini sangat penting karena kita harus lebih peka terhadap lingkungan. Dari langkah sederhana ini, kita ikut membantu melestarikan alam agar tetap asri, sehingga Bumi Indonesia tetap terjaga dan lestari," ujar Arjuna.

Keterlibatan aktif mahasiswa ini memperkuat upaya pemulihan lingkungan yang memerlukan dukungan berbagai generasi agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Penghijauan Berkelanjutan untuk Mitigasi Bencana

Dukungan terhadap kegiatan penghijauan juga datang dari warga Kecamatan Leuwiliang yang selama ini tinggal di wilayah rawan bencana di sekitar bantaran sungai. 

Salah seorang warga, Astri, mengaku merasa lebih aman dengan adanya kegiatan penanaman pohon di kawasan hulu

"Apa yang dilakukan hari ini oleh Bapak Menteri, adik-adik mahasiswa, dan warga secara tidak langsung ikut menjaga keselamatan kami dari bahaya bencana alam. Kami sangat senang dan berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut hingga gunung kami hijau kembali," ungkap Astri.

Penghijauan di kawasan hulu Sungai Cisadane ditegaskan sebagai program berkelanjutan yang disertai dengan pemeliharaan dan pendampingan. 

Kerja sama antara akademisi, masyarakat, sipil dan pemerintah dipandang sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. 

Penanaman pohon di hulu Cisadane menjadi bagian awal dari rangkaian upaya rehabilitasi lingkungan. Keberlanjutan kegiatan ini dinilai penting agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan secara luas dan berjangka panjang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6