Prakiraan Cuaca Indonesia Akhir Pekan Minggu 14 Desember 2025, BMKG: Hujan Guyur Sebagian Wilayah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (14/12/2025).

Diterbitkan 14 Desember 2025, 08:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (14/12/2025).

Menurut Prakirawati BMKG Wahyu Annisa, untuk wilayah Indonesia bagian barat masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan petir di sejumlah kota saat akhir pekan hari ini, Minggu (14/12/2025).

"Di wilayah barat Indonesia terdapat potensi hujan petir di Pekanbaru, Jambi, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Serang, Palangkaraya, dan Banjarmasin," ujar Annisa dalam siaran prakiraan cuaca, melansir Antara, Minggu (14/12/2025).

Selain itu, lanjut dia, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Padang. Sementara, kata Annisa, hujan ringan diprakirakan turun di Medan, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Tanjung Selor, dan Samarinda.

"Ada pun kondisi cuaca berawan tebal diprakirakan menyelimuti Banda Aceh dan Surabaya. Sementara untuk wilayah Indonesia bagian timur, Annisa menyebut potensi hujan petir perlu diwaspadai di Mamuju," papar dia.

"Potensi hujan dengan intensitas sedang juga diprakirakan terjadi di Nabire, Merauke, dan Denpasar," sambung Annisa.

Annisa menambahkan, hujan ringan berpotensi terjadi di Mataram, Palu, Manado, Gorontalo, Kendari, Makassar, Ternate, Ambon, Sorong, dan Jayawijaya.

"BMKG juga memprakirakan cuaca berawan tebal di Kupang dan Manokwari. Sementara itu, kondisi cuaca berawan diprakirakan terjadi di Jayapura," terang dia.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan disertai petir, yang dapat berdampak pada aktivitas harian dan keselamatan.

"Prakiraan tersebut merupakan gambaran umum cuaca hari ini di masing-masing daerah. Ada pun untuk informasi yang diperbarui setiap jam sekali, masyarakat dapat mengakses di laman web resmi bmkg.go.id atau aplikasi Info BMKG," jelas Annisa.

 

Cuaca Hari Ini Minggu 14 Desember 2025: Jabodetabek Siang Hujan, Malam Berawan Tebal

Sebelumnya, wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan berawan tebal disertai hujan dengan intensitas ringan saata akhir pekan hari ini, Minggu (14/12/2025). Demikianlah prakiraan cuaca hari ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, seluruh wilayah Jakarta akan berawan tebal pada Minggu pagi, kecuali wilayah Kepulauan Seribu akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Pada siang hari, mayoritas wilayah Jakarta diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, kecuali Kepulauan Seribu yang diperkirakan akan berawan tebal.

Pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB, seluruh wilayah Jakarta termasuk Kepulauan Seribu diperkirakan akan Kembali berawan tebal.

Sedangkan untuk wilayah penyangga Jakarta, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Jawa Barat, serentak diperkirakan akan berawan tebal pada pagi hari, lalu hujan dengan intensitas ringan di siang hari, dan Kembali berawan tebal pada malam hari.

Sementara untuk wilayah Kota Tangerang, Banten diprakirakan akan berawan tebal pada pagi hari, hujan disertai dengan petir pada siang hari. Lalu, pada malam hari diprediksi akan Kembali berawan tebal.

 

Muncul Dua Bibit Siklon, BNPB: Waspada Cuaca Ekstrem di Jawa hingga Sumatera Sepekan ke Depan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem menyusul kemunculan dua bibit siklon tropis di wilayah Samudra Hindia.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bibit Siklon Tropis 91S dan 93S berpotensi memicu peningkatan intensitas hujan, angin kencang, serta tinggi gelombang di sejumlah wilayah Indonesia.

Bibit Siklon Tropis 91S, sebagaimana laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terpantau berada di Samudra Hindia barat Lampung.

Sistem cuaca itu diperkirakan dapat menimbulkan dampak tidak langsung berupa hujan sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan di Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung.

Potensi angin kencang juga dapat terjadi di pesisir barat Sumatera Barat dan Bengkulu seiring penguatan bibit siklon. Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 93S diprediksi berada di Samudra Hindia selatan Pulau Sumba.

Abdul menjelaskan sistem tersebut dapat membentuk daerah konvergensi yang memanjang di Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Kondisi ini berpotensi memicu cuaca ekstrem dan angin kencang di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Jakarta, NTB, Sulawesi Selatan, dan Maluku hingga sepekan ke depan.

Abdul menegaskan bahwa potensi cuaca ekstrem tersebut meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan kerusakan akibat angin kencang.

"BNPB mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca dari sumber resmi, memangkas pohon yang rawan tumbang, memastikan kekuatan bangunan, serta menyiapkan tas siaga bencana guna mengantisipasi kondisi darurat,” kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6