Jenazah Dimakamkan Sebelum Banjir Sumatra Dikeluarkan dari Data Korban Meninggal, Ini Penjelasan BNPB

Ada beberapa jenazah yang dimasukkan dalam data korban meninggal dunia banjir Sumatra yang ternyata sudah wafat sebelum bencana terjadi.

Diterbitkan 13 Desember 2025, 20:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BNPB menemukan jenazah yang sudah wafat sebelum banjir Sumatra.
  • Jasad tersebut dikeluarkan dari daftar korban meninggal banjir.
  • Jumlah korban meninggal dan pengungsi banjir Sumatra berkurang.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan ada beberapa jenazah yang dimasukkan dalam data korban meninggal dunia banjir Sumatra yang ternyata sudah wafat sebelum bencana terjadi. Hal ini terjadi karena banjir bandang dan longsor di Sumatra juga terjadi di lokasi pemakaman.

"Ada beberapa korban yang sudah dinyatakan meninggal sebelum bencana banjir.Kenapa? Karena bencana banjir ini tidak hanya berdampak di kawasan permukiman, tetapi juga berdampak salah satunya di lokasi-lokasi pemakaman," jelas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers di Youtube BNPB, Sabtu (13/12/2025).

Dia menyampaikan BNPB dan pihak terkait melakukan identifikasi terhadap jasad-jasad korban meninggal dunia usai banjir bandang. Dari hasil identifikasi tersebut, BNPB menemukan ada beberapa jasad yang sudah dimakamkan sebelum bencana terjadi.

"Jadi ada jasad-jasad yang kemudian ditemukan setelah dilakukan identifikasi dan pencocokkan identitas by name, by address ada beberapa korban yang sudah dikebumikan sebelum bencana terjadi," jelasnya.

Abdul Muhari menuturkan jasad-jasad tersebut kemudian dikeluarkan dari daftar korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Sumatra. Sehingga, kata dia, jumlah korban meninggal dunia karena banjir pun mengalami pengurangan.

"Ini kemudian kita keluarkan dari data sehingga dari pencatatan kita ada pengurangan jumlah korban jiwa setelah mencocokkan identitas tadi," tutur Abdul Muhari.

Data Korban Meninggal Banjir Sumatra

Sebelumnya, BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Sumatra mencapai 1.006 jiwa per Sabtu (13/12/2025) pukul 18.00 WIB. Jumlah ini berdasarkan hasil rekapitulasi di tiga provinsi yang terdampak banjir yakni, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

"Untuk data korban meninggal per hari ini dari data ini, rekapitulasi 3 provinsi menunjukkan angka 1.006 jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers di Youtube BNPB, Sabtu (13/12/2025).

Adapun jumlah korban meninggal dunia di Aceh sebanyak 415 orang, Sumatra Utara 349 orang, dan Sumatra Barat 242 orang. Sementara itu, jumlah korban yang hilang hingga kini sebanyak 217 orang.

Abdul Muhari menuturkan jumlah pengungsi korban terdampak bencana juga berkurang dari yang sebelumnya 884.889 menjadi 654.642 orang. Perubahan terbanyak terjadi Provinsi Aceh.

"Jumlah pengungsi berkurang 199.508 jiwa," ujar dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6