Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria tanpa mengenakan pakaian mengamuk di Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Membawa benda yang diduga kayu, pria tersebut memukuli sejumlah pemotor yang melintas hingga menyebabkan korban luka.
Aksi pria tersebut terekam kamera warga dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman, seorang pemotor terlihat dihantam menggunakan benda yang diduga kayu hingga terjatuh dari sepeda motor. Kendaraan korban juga mengalami kerusakan.
Pria tersebut kemudian kembali menghampiri pemotor lainnya dan melakukan aksi serupa hingga korban terjatuh dari sepeda motor.
Advertisement
Aksi tersebut membuat pengguna jalan khawatir. Sejumlah pengendara memilih menghindar, bahkan ada yang memutar balik karena takut menjadi sasaran.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan, pria tersebut telah diamankan. Namun, proses pengamanan sempat berlangsung cukup lama karena yang bersangkutan menolak dibawa ke kantor polisi.
“Udah, udah. Dari tadi pagi tapi diulur, kan dia nggak mau, nggak mau ditaruh di sini-sini. Akhirnya kita pelan-pelan lah, baru sampai jam tadi, jam 11 baru diamankan, dibawa ke polsek,” kata Nurma, Rabu (19/8/2026).
Pria tersebut diketahui bernama Joshua (23), seorang mahasiswa. Saat ini, Joshua masih menjalani pemeriksaan di Polsek Jagakarsa.
“Joshua namanya, usianya 23,” ujar Nurma.
Pastikan Bukan ODGJ
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327756/original/079903000_1787122849-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_13.49.37__1_.jpeg)
Nurma memastikan Joshua bukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), melainkan dalam kondisi mabuk saat kejadian.
“Mabuk, nggak gila dia. Tapi lepas-lepas baju, katanya saya lupa. Maksudnya dia bener-bener mabuk, gitu loh,” jelasnya.
Menurut Nurma, Joshua diduga mengamuk karena pengaruh minuman keras. Polisi sejauh ini belum menemukan motif lain selain kondisi mabuk tersebut.
“Mabuk, dia mabuk,” katanya.
Polisi menduga Joshua mengonsumsi minuman keras jenis Intisari. Namun, botol minuman tersebut sudah dibuang.
“Nggak ada, orang cuman dia kan itu mabuk. Cuman ada ini aja mabuk Intisari. Nah, kita cari barang bukti yang Intisarinya mana, katanya udah ditaruh aja di situ, katanya gitu,” ungkap Nurma.
Nurma menegaskan, polisi masih mencari keberadaan botol minuman tersebut. Berdasarkan keterangan awal, Intisari yang disebut diminum Joshua telah dibuang.
“Nggak ada, nggak ada kan Intisarinya udah dibuang juga. Kalau nggak ada cuman Intisari doang dia,” tuturnya.
Sementara itu, polisi masih memastikan jumlah korban dalam kejadian tersebut. Untuk sementara, satu pemotor diketahui menjadi korban aksi Joshua.
“Korbannya kemarin satu orang. Cari dulu lah ya, biar tahu kan, biar enak kan, bisa kita sampein,” pungkas Nurma.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327540/original/081998800_1787114322-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-19T113749.557.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327755/original/072762000_1787122849-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_13.49.37.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327709/original/033180900_1787121117-79517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327697/original/096687000_1787120313-email-attachment_2026_08_19_deviraprastiwi-at-klyid_pramono-ungkap-sulitnya-modifikasi-cuaca-di-jakarta-saat-musim-kemarau_IMG_3192.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327677/original/016799800_1787119635-79480.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327649/original/056636800_1787118791-Wamendagri_Ribka_Haluk_memepringati_HUT_ke-81_Kemendagri.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327635/original/080466800_1787117403-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_12.22.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327634/original/033142500_1787117167-email-attachment_2026_08_19_deviraprastiwi-at-klyid_pramono-tunggu-hasil-penyelidikan-penyebab-kebakaran-gedung-bapenda-jakarta_IMG_3174.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5171073/original/017393600_1742616072-cf71bdc0-40d7-4107-8895-8a9533bc0854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563401/original/061018900_1776864153-Jepretan_Layar_2026-04-19_pukul_20.16.28.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306884/original/012167500_1784913813-jam4.jpg)