Kebakaran Hari Ini Rabu 10 Desember 2025 di Kembangan Jakbar Hanguskan 6 Rumah, Kerugian Capai Rp673 Juta

Kebakaran menghanguskan enam bangunan di Jalan Lapangan Bola, RT 01 RW 07, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar) pada Rabu pagi (10/12/2025).

Diterbitkan 10 Desember 2025, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran menghanguskan enam bangunan di Jalan Lapangan Bola, RT 01 RW 07, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar) pada Rabu pagi (10/12/2025).

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Suheri mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran itu sekitar pukul 04.00 WIB.

"Objek yang terbakar itu empat kios dan dua rumah kontrakan. Usai terima info, tim segera menuju lokasi, kemudian memulai operasi pemadaman pukul 04.11 WIB," ujar Suheri di Jakarta, melansir Antara, Rabu (10/12/2025).

Dia menyebut, sebanyak 65 personel Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut.

"Proses pemadaman selesai pukul 05.26 WIB," ungkap Suheri.

Kendati tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran tersebut, sebanyak lima kepala keluarga (KK) dengan total 12 jiwa kehilangan tempat tinggal.

"Luas area yang terdampak kebakaran itu sekitar 200 meter persegi, dengan perkiraan kerugian mencapai Rp673 juta," jelas Suheri.

Sebelumnya, Tim Puslabfor Bareskrim Polri belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Insiden ini membuat 22 orang dilaporkan meninggal dunia.

Pemeriksaan forensik yang dilakukan sejak sore masih terkendala kondisi gedung yang baru selesai pendinginan.

Kabid Fiskomfor Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Romylus Tamtelahitu mengatakan, dua tim forensik yakni laka bakar dan kimia-biologi diterjunkan ke lokasi atas permintaan Polres Jakarta Pusat.

Pemeriksaan berlangsung sejak sore hingga sekitar pukul 19.30 WIB, Selasa 9 Desember 2025.

 

Penyebab Kebakaran Terra Drone Masih Misteri, Tim Forensik Terkendala Pendinginan Gedung

Tim laka bakar berusaha mencari titik awal api dan menguji dugaan sumber percikan. Namun karena kondisi di dalam bangunan membuat penyisiran belum tuntas.

"Untuk sementara kami masih melakukan pendalaman. Sebagaimana teman-teman ketahui tadi, proses pendinginan tadi dilakukan sudah menjelang malam hari, sehingga ini tentu saja menjadi salah satu obstacle ataupun kendala," kata dia dalam keterangannya, Selasa 9 Desember 2025.

Saksi kunci yang berada di lokasi saat kejadian juga belum bisa dimintai keterangan lengkap karena psikologisnya masih terguncang.

"Mari kita doakan agar saksi bisa pulih, dan setelah nanti dapat memberikan informasi dan juga keterangan kepada kami dan juga penyidik, kami akan lakukan kembali pendalaman," ucap dia.

Sementara itu, tim kimia-biologi memastikan seluruh korban ditemukan dalam kondisi utuh sehingga identifikasi tidak memerlukan tes DNA. Seluruh jenazah bisa dikenali melalui ciri fisik dan identitas yang melekat.

"Oleh karena itu, untuk kegiatan pemeriksaan secara forensik oleh Tim Kimbiofor yang seyogyanya melakukan pemeriksaan terhadap korban dan juga pemeriksaan DNA tidak perlu dilakukan karena kondisi korban dalam keadaan utuh dan masih bisa dikenali," ujar dia.

 

Seluruh Korban Tewas Ditemukan dalam Kondisi Utuh

Sementara itu, tim kimia-biologi memastikan seluruh korban ditemukan dalam kondisi utuh sehingga identifikasi tidak memerlukan tes DNA. Seluruh jenazah bisa dikenali melalui ciri fisik dan identitas yang melekat.

"Oleh karena itu, untuk kegiatan pemeriksaan secara forensik oleh Tim Kimbiofor yang seyogyanya melakukan pemeriksaan terhadap korban dan juga pemeriksaan DNA tidak perlu dilakukan karena kondisi korban dalam keadaan utuh dan masih bisa dikenali," ujar dia.

Dugaan awal mengenai ledakan baterai di lantai satu masih didalami. Tim belum berani menyimpulkan karena barang bukti masih dikumpulkan dari area yang diduga menjadi lokasi api pertama.

"(Terkait baterai) Untuk sementara memang kami masih mengumpulkan barang bukti. Dugaan awal memang berada di lantai 1. Namun nanti kita masih tetap terus dalami, teman-teman. Nanti setelah sudah selesai, kita akan menyampaikan hasilnya lengkap dengan didampingi oleh Penyidik," tandas dia.

Polisi tengah mendalami dugaan adanya unsur kelalaian dalam insiden kebakaran gedung Terra Drone di Johar Baru, Jakarta Pusat. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, penyelidikan akan dilakukan dengan menelusuri sumber api terlebih dahulu untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Tentunya dari penyebab tersebut kita akan kaji lagi, apakah penyebab tersebut juga dihubungkan dengan kelalaian atau ada pihak-pihak lain yang bertanggung jawab. Termasuk izin-izin dan sebagainya tentu akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata dia kepada wartawan, Selasa 9 Desember 2025.

Dia memastikan, semua pihak yang berkaitan dengan operasional gedung akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Nanti kita akan panggil satu per satu untuk bisa ke Polres Jakarta Pusat," jelas Susatyo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6